alexametrics

Optimalkan ETLE, Jaring Pelanggar Lalu Lintas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Operasi Patuh Candi 2022 digelar mulai kemarin (13/6) hingga Minggu (26/6). Polres Magelang akan memaksimalkan penggunaan electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk menjaring pengendara yang tidak patuh hukum.

Kasatlantas Polres Magelang AKP Bagus Satrio mengungkapkan, ETLE Mobile dapat mengakomodasi seluruh jalan yang dilintasi kendaraan. Mulai jalan desa, jalan kecil, hingga jalan pelosok. “Jadi petugas menggunakan gawai dan aplikasi ETLE untuk bukti pelanggaran,” katanya pada Senin (13/6).

Kendati demikian, kata dia, hanya 20 petugas yang memenuhi syarat dan punya kompetensi menggunakan aplikasi ETLE. “Jadi taati saja jangan sampai kita kasih surat cinta,” ucapnya.

Bagus menambahkan, jangan heran jika nantinya petugas polisi mengambil foto. Sebab hal itu bagian dari proses pencatatan pelanggaran. Kapolres Magelang AKBP  Mochammad Sajarod Zakun menandaskan operasi

Baca juga:  Era Digital, Aparatur Desa Harus Terampil

juga menyasar anggota kepolisian yang melanggar. Terpisah, Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang mengatakan pelanggar lalu lintas pada Januari hingga Juni yang terekam ETLE sebanyak 3.000 di Kota Magelang. Dalam operasi patuh candi ini pihaknya akan mengedepankan ETLE Mobile.

“Sasaran operasi patuh kali ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, dengan cara edukasi dan penegakkan hukum. Kita akan melakukan upaya pendekatan secara persuasif dan edukatif,” jelas

Dikatakan Kasatlantas Polres Magelang Kota AKP Supriyanto petugas akan melakukan patroli. “Kita sudah ada mapping lokasi dan beberapa titik yang rawan, nantinya titik tersebut akan lebih diprioritaskan. Namun, semua jalur dan sudu tetap menjadi prioritas kami dalam menjalankan patroli,” jelasnya. (mia/rfk/lis)

Baca juga:  Mau Berwisata ke Kabupaten Magelang, Wajib Kantongi Surat Sehat

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya