alexametrics

Kontes Bonsai, Ada yang Harganya Rp 100 Juta

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Lapangan Tuksongo, Borobudur, Kabupaten Magelang menjelma menjadi surganya pecinta bonsai. Ada 808 peserta dari berbagai kota di Pulau Jawa tampil dalam Pameran dan Kontes Bonsai Nasional.

Salah satu kontestan asal Mojokerto, JawaTimur Yulius Setiawan memiliki beringin kimeng berusia 15 tahun yang dibanderol Rp 100 juta. Ia mengaku pernah ditawar kolektor Rp 75 juta. Namun enggan untuk melepaskan bonsai kesayangannya. “Soalnya perawatannya selama 15 tahun itu jika diakumulasi hampir Rp 100 juta,” akunya.

Kepala Desa Tuksongo Muhammad Abdul Karim mengungkapkan, event kontes bonsai adalah suatu kebanggaan. Selain menginspirasi, juga memacu masyarakat mempunyai bonsai tingkat utama. Sebab, Desa Tuksongo banyak pecinta dan komunitas bonsai.

Baca juga:  Ubah Sampah Organik di Borobudur Jadi Pupuk

“Semua komunitas kami rangkul untuk menjadi anak Bumdes. Harapannya bisa menjadi sentra bonsai di Borobudur,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang di sela pembukaan pameran Kamis (9/6).

Ketua Panitia Pameran dan Kontes Bonsai Nasional Andritopo mengatakan, kontes bonsai bukan sekadar event. Ada nilai edukasi yang ingin ditonjolkan. Yakni dari aspek kreativitas dalam membangkitkan ekonomi kreatif. Juga merekatkan hubungan antara manusia dengan alam. “Karena dulu bonsai ditanam untuk kesehatan yaitu pemenuhan oksigen dan simbol ekologi,” terangnya. (mia/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya