alexametrics

Siswa SMA Jual 2 Ribu Pil Sapi

Sasaran Pelajar dan Orang Dewasa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Seorang pelajar SMA di Mungkid, Kabupaten Magelang MCJA,17, harus berurusan dengan hukum. Ia diamankan Polres Magelang karena menyimpan, dan membawa 2000 pil yarindo atau biasa disebut pil sapi.

Barang haram tersebut hendak dijual kepada para pelajar maupun orang dewasa. Jumat (27/5) tersangka MJCA tidak dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolres Magelang, mengingat ia masih di bawah umur. Hanya ada barang bukti berupa pil psikotropika yang ditunjukkan kepada awak media. Kapolres Magelang AKBP M. Sajarod Zakun menjelaskan, MCJA diamankan pada 20 Maret 2022, pukul 19.00 di rumahnya di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Saat diamankan pelaku diketahui memiliki 2000 butir pil yarindo dan enam butir pil mersi arplazolam. Pelaku memperoleh barang tersebut dari toko online yang ada di media sosial.

Baca juga:  Libur Nataru, Polres Magelang Antisipasi Lonjakan Pengunjung Wisata

“Anak ini mendapatkan barang bukti secara online. Seharga Rp 800 ribu per 1000 butir atau satu toples. Kemudian dijual Rp 2 juta,” ujar Sajarod.

Pelaku melakukan praktik jual beli pil psikotropika sudah satu tahun lebih. Kebanyakan pembelinya adalah orang dewasa, meski ada pula yang masih pelajar atau anak-anak. Saat ini Polres Magelang masih mendalami kasus tersebut dengan menyelidiki pemilik akun media sosial yang menjual pil psikotropika kepada MCJA.

“Ada beberapa akun yang kami amati. Namun pemilik akun tersebut sampai sekarang belum kami dapatkan siapa operator dari akun media sosial tersebut. Sementara kami dalami,” ujar Kasat Narkoba Polres Magelang AKP Ryanto Ulil Anshar.

Baca juga:  Pelajar SMK Bacok Pelajar Lain

Kata Ulil akun tersebut semuanya dikunci. Sehingga tidak bisa dilihat semua orang. Di samping itu, operator akun tidak terang-terangan dalam menjual pil psikotropika.

“Semua akun dikunci. Jadi perlu dikonfirmasi dulu. Sebelum kita melihat, harus ada konfirmasi dari operator akun,” jelasnya.

Saat ini baru MCJA yang diamankan. Akibat perbuatannya ia dijerat pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Di samping itu juga dijerat dengan pasal 62 UU No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta. (man/lis)

Baca juga:  Ternyata Ini Fakta Video Viral Mempelai Pria Gandeng Tiga Istri

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya