alexametrics

Daya Tarik Kapal Samudraraksa Tak Luntur

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Meski belum beroperasi, Gerbang Samudraraksa tetap menarik bagi pemudik dan wisatawan lokal. Gerbang ini merupakan salah satu dari empat gerbang penanda kawasan Borobudur.

Apa yang menjadikannya menarik? Gerbang Samudraraksa ini berada di dalam kawasan rest area Klangon,  perbatasan Kabupaten Kulonprogo, Jogjakarta dan Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gerbang ini berikon kapal bercadik Samudraraksa yang diambil dari relief Candi Borobudur. Relief itu terletak di dinding candi lorong satu, lantai ketiga sisi timur rangkaian relief Jataka Avadhana.

Kapal ini menggambarkan kehidupan masyarakat Jawa Kuno yang sudah mengenal budaya maritim. Saat itu, kapal digunakan sebagai alat transportasi perdagangan masa lampau yang mampu menjelajahi jalur rempah dan kayu manis ke seluruh penjuru dunia.

Baca juga:  Siang Bolong, Pabrik Kayu Lapis Terbakar

Tiruan kapal bercadik itu semakin manis dengan tambahan gelombang berwarna kuning. Membuatnya makin ikonik. Daya tariknya tak luntur, meski sudah ada tiga gerbang lainnya yang terbangun.

Meski rest area Klangon belum buka, para pedagang makanan dan minuman banyak yang mencari rejeki di sana. Mereka berjualan di tepian jalan. Menunggu para pelancong yang turun dari kendaraan untuk sekadar beristirahat dan berfoto-foto di depan kapal Samudraraksa.

Ditemui koran ini, Abelia, pengujung asal Klaten itu terlihat sedang berfoto-foto bersama keluarganya-berlatar kapal Samudraraksa. Ia mengaku tertarik ke gerbang ini, karena ingin melihat semua gerbang kawasan Candi Borobudur. Menurutnya, gerbang Samudraraksa sangat ikonik. Sehingga sayang bila dilewatkan begitu saja. “Tapi yang memungkinkan buat  foto-foto, sepertinya hanya di sini (Gerbang Samudraraksa, Red) dan Gerbang Gajah di Kembanglimus, Borobudur,” ujarnya.

Baca juga:  Semua CCTV akan Dipantau 24 Jam

Ia pun memanfaatkan kesempatan mudik ke Magelang untuk berlibur di sekitar kawasan Borobudur.

Diketahui, pemerintah pusat telah membangun empat gerbang utama menuju kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) di empat titik. Pertama, Gerbang Samudraraksa (Kecamatan Klangon, Kulonprogo, Jogjakarta). Kemudian tiga gerbang di Kabupaten Magelang. Yakni Gerbang Kalpataru (Blondo, Kecamatan Mungkid), Gerbang Singa (Simpang Palbapang, Kecamatan Mungkid), Gerbang Gajah (Kembanglimus, Kecamatan Borobudur). (put/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya