alexametrics

Sehari, Seribu Bungkus Jemunak Ludes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Bulan Ramadan kuliner jemunak diburu para pembeli. Di Kabupaten Magelang kini hanya tersisa satu penjual yang memproduksi jemunak. Yakni Jemunak Mbah Mul, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan.  Dalam sehari 700 sampai 1000 bungkus jemunak ludes terbeli.

“Sehari buat 700 sampai 1000 jemunak. Dalam sehari biasanya habis,” ujar Ponisih, pembuat Jemunak Mbah Mul. Selain dari wilayah Magelang, pembeli juga berasal dari luar kota. Seperti Jogjakarta, Semarang sampai Purwokerto.

Jemunak terbuat dari bahan baku ketela, ketan, kelapa dan gula jawa. Tesktur jemunak kenyal. Rasanya gurih bercampur manis dari saus gula jawa. Satu bungkus jemunak dijual Rp 2.500.

Untuk membuat 700 bungkus ia membutuhkan ketela 18 kilogram, ketan 5 kilogram, gula jawa 5 kilogram. Selain itu membutuhkan tiga buah kelapa. Ia dibantu dibantu lima orang.

Baca juga:  Pastikan Penerapan Prokes Ketat di Madrasah

“Kadangkala yang beli malah orang jauh. Seperti Purwokerto, Semarang, dan Jogjakarta,” katanya. Selain bulan Ramadan, Ponisih tidak menjual jemunak. Supaya tetap menjadi sajian khas Ramadan. Biasanya para pembeli datang langsung ke rumah Ponisih di Desa Gunungpring. (man/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya