alexametrics

Minyak Goreng Curah di Pasar Muntilan Kembali Langka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Minyak goreng curah di Pasar Muntilan Kabupaten Magelang kembali langka. Hampir semua pedagang di pasar mengaku tidak memiliki stok. Sudah sekitar 4 hari mereka tidak memperoleh suplai dari distributor.

Nova Ramdani, salah satu pedagang di Pasar Muntilan mengaku kesulitan memperoleh stok minyak goreng curah beberapa hari belakangan. Padahal di bulan Ramadan ini banyak yang membutuhkan, seperti halnya penjual gorengan.

“Biasanya kalau dapat stok cuma dua jeriken,  sekitar 32 kilogram. Ini puasa banyak yang cari, tapi stoknya tidak ada. Terakhir dapat pas Pak Kapolri ke sini,”  kata Nova. Biasanya ia mendapat minyak goreng curah dari Toko 15, salah satu distributor di Kabupaten Magelang. Ia menjual minyak goreng curah mulai dari harga Rp 15.500 sampai Rp 16.500.

Baca juga:  Peringati Maulid Nabi, Warga Dusun Jetak Ramai-Ramai Panggul Pisang ke Masjid

Hal senada juga disampaikan Rianah, pedagang di Pasar Muntilan. Terakhir ia mendapat stok minyak goreng curah minggu lalu. Biasanya ia mendapat dua jerikan minyak goreng curah. Dalam satu sampai dua hari langsung ludes. “Sekarang barang langka. Dari kemarin nggak jual,” kata Rianah.

Sementara itu, Elizabeth Septiana, pegawai Toko 15, sebagai salah distributor mengatakan, sejak Rabu (30/3) belum mendapat suplai dari penyedia minyak goreng curah. Yakni CV Sentosa Sragen. Kata dia, toko 15 akan kembali mendapat suplai minyak goreng curah pada Senin (4/4) sore.

Saat dikonfirmasi berapa jumlah minyak goreng curah yang didapatkan, ia belum bisa memastikan. Karena masih belum ada laporan dari CV Sentosa Sragen. “Belum ada laporan beratnya karena mungkin kan tangkinya masih antre,” katanya.

Baca juga:  Warga Menanti Kepastian Proyek Tol Jogja-Bawen

Menurut Elizabeth saat ini untuk pembelian minyak goreng curah di distributor ada beberapa syarat. Yakni dengan fotocopy KTP, NPWP maupun nomor induk berusaha (NIB). “Kalau yang pedagang kaki lima seperti gorengan bisa melampirkan surat keterangan usaha dari kelurahan,” imbuh Elizabeth. (man/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya