alexametrics

Exit Tol Palbapang Bisa Bergeser

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Pembebasan lahan di Kabupaten Magelang untuk proyek tol Jogja-Bawen terus dilakukan. Meski begitu, sampai saat ini exit tol di wilayah Kabupaten Magelang belum ada keputusan. Mulanya direncanakan di daerah Palbapang.

“Sampai hari ini, yang dulunya di Palbapang, belum ada keputusan. Jadi kami belum tahu,” ujar Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang Adang Atfan Ludhantono.

Adang mengatakan, ditundanya pembangunan exit tol di Palbapang karena berdasarkan Perpres no 58 tahun 2014 masuk pada zona lindung arkeologis. Sehingga butuh analisa heritage impact assessments (HIA) ke Unesco. “Ketika menyentuh, diarahkan menjadi zona lindung arkeologis, itu kan harus ada HIA sampai ke Unesco,” ujarnya.

Baca juga:  12.123 Pil Yarindu Gagal Diedarkan

Kata Adang, karena pembangunan exit tol di Palbapang belum ada kepastian, maka untuk warga yang memiliki lahan di sekitarnya belum diundang saat konsultasi publik. Kemungkinan exit tol pun akan bergeser, untuk menghindari HIA.

Ditambahkan, untuk exit tol Jogja-Bawen di Jawa Tengah yang sudah jelas pembangunannya berada di Kabupaten Semarang, Kabupaten Temanggung dan Kota Magelang. (man/ton) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya