alexametrics

Kenalkan Buku dengan Read Aloud

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Semangat literasi di Taman Baca Masyarakat (TBM) Omah Buku Blondo, Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, semakin bergairah. Dengan koleksi sekitar 5.000 buku, anggota TBM sudah berjumlah 790-an. Lintas desa, lintas kecamatan.

“Sirkulasi buku per hari kira-kira 20 sampai 40 buku,” ujar Ketua TBM Omah Buku Blondo Budi Susilo.

Usai mendapat penghargaan TBM Kreatif Rekreatif pada September lalu, Maret ini TBM Omah Buku Blondo memperoleh dana hibah Rp 18 juta dari Asia Foundation melalui program Lets Read. Kata Budi, dana hibah ini menambah variasi program TBM.

Budi menjelaskan, Lets Read merupakan aplikasi yang berisi buku anak-anak. Buku-buku di sana menambah referensi bacaan anak. Termasuk bagi orang tua yang diarahkan untuk melakukan read aloud atau membaca nyaring bagi anak-anaknya.

Baca juga:  Buka Jalan Alternatif Antarkecamatan

Melalui pengenalan buku-buku tersebut, Budi berharap orang tua memiliki kesadaran dan perencanaan untuk mengajarkan anak agar mau membaca. Salah satunya dengan melakukan read aloud.

“Read aloud itu kan nggak harus orang yang bisa mendongeng. Membaca nyaring aja,” kata Budi.

Melalui read aloud, lanjut Budi, anak-anak akan terdorong membaca untuk memenuhi kebutuhan. Bukan sekadar mencari nilai. Dengan demikian terbentuk anak-anak dengan tingkat literasi tinggi.

“Anak-anak yang banyak membaca dan memahami isi bacaan, insyaallah menjadi anak yang kaya dengan nilai-nilai humanis,” pungkas Budi. (rhy/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya