alexametrics

Tantangan Tawuran Dikirim Lewat Medsos

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – RBS, 18, pelajar di salah satu SMA Kabupaten Magelang harus berurusan dengan hukum. Ia ditahan oleh Polres Magelang lantaran melakukan pembacokan saat terjadi tawuran di jalan raya Salaman – Borobudur, Desa Kembanglimus. Pembacokan dilakukan pada 19 Maret 2022.

Kasatreskrim Polres Magelang AKP M. Alfan menjelaskan, pembacokan bermula ketika adanya tantangan tawuran di media sosial. Tersangka RBS diajak temannya untuk mengikuti tawuran tersebut yang berlokasi di Desa Kembanglimus.

Sebelum berangkat tawuran, RBS bersama teman lainnya berkumpul di daerah Ngadiwongso, Salaman. “Sesampainya di Ngadiwongso tersangka RBS menuju sebuah warung dan bertemu dengan kelompok SOS (Salaman of Strong) gabungan pelajar di Salaman lainnya. Tersangka RBS melihat ada celurit di meja. Lalu dibawa,” kata Alfan Rabu (23/3).

Baca juga:  Korupsi, Mantan Kades Mangunsari Kabupaten Magelang Ditahan

Selanjutnya RBS dan temannya yang tergabung dalam kelompok SOS pergi ke Jembatan Ngasinan, Kembanglimus. Mereka bertemu dengan rombongan pelajar dari SMA di Muntilan. Kedua rombongan tersebut saling berteriak dan RBS mengeluarkan celurit. RSB kemudian menebaskan celurit ke tangan kanan korban MF sebanyak satu kali.

Setelah melakukan pembacokan, RBS kabur dan membuang celuritnya. Selang beberapa waktu, warga sekitar dan petugas Polsek Borobudur tiba di lokasi kejadian. Mereka mengamankan empat orang dari kelompok SOS. Salah satu anggota SOS kedapatan membawa sajam jenis celurit dan langsung diamankan. Sedangkan korban MF langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kata Alfan, dari hasil pemeriksaan empat pelajar yang diamankan, diketahui identitas orang yang melakukan pembacokan, yakni RBS. Polisi pun lantas berkoordinasi dengan sekolah dari tersangka RBS.

Baca juga:  Stok Cabai Cukup sampai Lebaran

“Pada Senin 21 Maret tersangka RBS datang ke Polres Magelang dan dia mengakui telah membacok korban. Atas dasar itu, dilakukan proses hukum terhadap tersangka RBS terkait kasus penganiayaan,” ujarnya.

Akibat perbuatannya itu RBS dijerat dengan pasal 351 KUHP dan pasal 2 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 1951. Yakni tentang penganiayaan. Serta pasal membawa sajam dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun. (man/ton) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya