alexametrics

KUKM Center Belum Dimanfaatkan Optimal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Magelang Christanti Zaenal Arifin menilai Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Center belum dimanfaatkan secara optimal.

Padahal, KUKM Center ini dibangun Pemkab Magelang di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan untuk sarana pembinaan, promosi, dan pemasararan.

Tanti –sapaan akrab Christanti- berharap OPD terkait memberikan dukungan. Bisa berupa sumber dana maupun sumber daya dari para stakeholder. Termasuk dukungan para pelaku UMKM.  “Harapannya dengan sinergitas bersama, apa yang menjadi cita-cita kita bisa terwujud,” tuturnya, Rabu (2/3).

Lebih lanjut, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto mengatakan, bupati dan wakilnya memiliki 10 program prioritas pembangunan (Dasa Cita). Di antaranya, pengembangan agrobisnis yang orientasinya pada pasar dan pariwisata berbasis masyarakat. “Pengembang sektor unggulan ini juga berupa pemberdayaan UKM dan koperasi,” tuturnya.

Baca juga:  Perangkat Desa Bisa Diberhentikan Kalau Tak Mau Divaksin

Pemkab Magelang bersama Dekranasda berupaya mendorong pelaku industri kecil menengah (IKM) untuk berperan dalam rantai pasokan di pasar. Baik secara regional maupun nasional. Untuk memperkuat ini, lanjut Adi, diperlukan  pemberdayakan KUKM Center.

Di samping itu juga perlu upaya lain dari pemanfaatan teknologi informasi untuk pemasaran. Dekranasda didukung Pemkab Magelang menyasar berbagai produk kerajinan. Pihaknya mengimbau OPD terkait untuk berkolaborasi.

“Contohnya dinas pariwisata. Gunakan destinasi yang ada untuk berkolaborasi. Mendirikan stan produk kerajinan IKM,” ujar Adi. “Itu simbiosis mutualisme. Wisatanya kena, IKM-nya juga kena,” pungkas Adi. (rhy/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya