alexametrics

Bandar dan Penjudi Koprok Dibekuk

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid Enam pelaku judi koprok harus mendekam di balik jeruji penjara. Mereka dibekuk oleh Satreskrim Polres Magelang di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar. Dari tangan para pelaku, diamankan barang bukti berupa alat judi koprok dan uang tunai Rp. 1.590.000.

Pengungkapan judi koprok tersebut berawal dari adanya laporan warga. Warga merasa resah dengan adanya praktik judi koprok di salah satu rumah di Desa Bligo, Ngluwar. Dari laporan tersebut, Satreskrim Polres Magelang melakukan penyelidikan pada Senin (31/1).

“Ternyata benar di lokasi tersebut ada kegiatan judi koprok dengan sistem permainan besar-kecil angka dadu dengan nilai taruhan berkisar antara Rp 5.000 sampai Rp 50,000. Saat itu juga, kita langsung melakukan penggerebekan,” ungkap Kasatreskrim Polres Magelang AKP M. Alfan Sabtu (5/1).

Baca juga:  Setahun Pandemi Covid-19, Kabupaten Magelang Siap Bangkit

Dari penggerebekan, polisi berhasil mengamankan enam orang. Terdiri dari satu orang bandar dan lima orang pemain judi. Bandar judi tersebut yakni HIB, 45, warga Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.

Sementara lima pemain judi yakni BS, 49, warga Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, EK, 29, warga Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, SA, 38 warga Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, SY, 34, warga Ngluwar, Kabupaten Magelang dan FPP, 23 warga Ngluwar, Kabupaten Magelang.

“Untuk barang bukti diantaranya 3 buah dadu, 1 buah wadah dadu dari batok kelapa, 1 buah tikar, 1 buah alas bergambar dadu dan taruhan besar atau kecil dan uang tunai Rp 1.590.000,” jelas Alfan.

Hasil pemeriksaan, mereka sudah melakukan aktivitas judi koprok sebanyak tiga kali. Para pelaku pun dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun. (man/ton)

Baca juga:  324 Sekolah di Kabupaten Magelang Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya