alexametrics

Herbal Farming untuk Kemandirian Petani

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) kembali mengadakan Sekolah Tani Muhammadiyah, Jumat (21/1).

Kali ini mengusung topik “Herbal Farming” dengan tanaman herbal jahe, kunyit, dan temulawak. Digelar secara luring dan diikuti 30 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Magelang di aula SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan.

Ketua MTCC Unimma Retno Rusdijati memaparkan, tanaman obat merangkak selama masa pandemi Covid-19. Di Indonesia, secara global tanaman obat tercatat seluas 27.539 hektare dengan total produksi 640.727 ton. Prospek bisnis tanaman obat pun menjanjikan. Terlebih di Indonesia ketersediaan bahan bakunya banyak dan beragam.

“Kondisi ini yang memacu MTCC Unimma berkontribusi dalam grand strategi pengembangan tanaman herbal,” ucap Retno.

Baca juga:  Penyekatan Jalan Tak Ada Relaksasi

Retno berharap pelatihan ini bisa membantu meningkatkan kapasitas SDM, meningkatkan serapan pasar, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Khususnya petani tembakau sebagai upaya alih tanam,” pungkasnya. Kegiatan digelar kerja sama dengan SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan, MPM PP dan PDM Kabupaten Magelang serta Forum Pertani Multukultur Indonesia. (rhy/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya