alexametrics

Gerakkan Relawan Antinarkoba

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang mengajak banyak pihak membentuk relawan dan pegiat antinarkoba. Mulai dari lembaga pemerintahan, masyarakat, lingkungan pendidikan, serta para pengusaha swasta.

“Relawan dan pegiat antinarkoba itu nanti secara mandiri menyampaikan bahaya narkoba,” ujar Kepala BNNK Kabupaten Magelang Catharina Suti Mariyani kepada Jawa Pos Radar Magelang, Jumat (21/1) siang.

“Atau menyampaikan siapa yang sudah menggunakan narkoba, Nanti untuk sama-sama melakukan rehabilitasi,” imbuhnya. Termasuk memberikan informasi ketika menemukan ada pengedar atau jaringan yang menyalahgunakan nakoba.

Program ini sudah ada sejak tahun lalu. Namun, saban tahun BNNK Kabupaten Magelang selalu menggencarkan sosialisasi pembentukan relawan dan pegiat antinarkoba. Untuk membentuk relawan dan pegiat baru, maupun mengecek keberlanjutan kegiatan relawan dan pegiat yang sudah terbentuk.

Baca juga:  Semua Lini Harus Perang Lawan Narkoba

Selain itu juga dicanangkan program Desa Bersinar. Menindaklanjuti Perda Kabupaten Magelang No. 6 Tahun 2021. Nantinya, seluruh desa di Kabupaten Magelang akan dibentuk desa bersinar. Konsepnya sama. Di setiap desa akan dibentuk relawan dan pegiat antinarkoba.

Kemudian ada juga program IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat). “Jadi antara relawan penggiat dan IBM itu akan bekerja sama,” ujar Catharina. Relawan dan penggiat berperan dalam sosialisasi bahaya narkoba maupun mengadakan tes urine.

“Sementara IBM menjangkau mereka yang dicurigai menggunakan (narkoba, Read),” sambung Catharina. Pengguna pemula akan diajak konseling. Sementara pengguna berat akan dikoordinasikan dengan BNN untuk direhabilitasi. (rhy/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya