alexametrics

Prioritaskan Pengunjung Borobudur yang Ingin Belajar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Rencana tentang diperbolehkannya wisatawan naik ke struktur bangunan candi terus digodok. Balai Konservasi Borobudur (BKB) menyarankan, pengunjung yang bisa naik struktur bangunan candi adalah yang ingin belajar dan tahu tentang Candi Borobudur. Tidak sekadar berfoto.

“Rencananya lebih baik pengelolaan ke depan itu, pengunjung yang bisa naik yaitu yang benar-benar ingin belajar tentang Candi Borobudur. Tidak sekadar selfie-selfie,” ujar Wiwit Kasiyati, kepala BKB kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pengunjung yang naik ke Candi Borobudur maksimal hanya seribu sehari. Harus didampingi oleh pemandu. Bagi pengunjung yang naik ke struktur harus  benar-benar mengetahui tentang out standing universal value Candi Borobudur melalui pemandu.

Baca juga:  Pemkab Magelang Pastikan Hewan Kurban yang Beredar Aman

“Pemandu juga sudah kita tambahi kompetensinya kemarin oleh Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan,” ujarnya. Diharapkan ketika selesai berkunjung,  para pengunjung akan mendapat informasi lebih tentang Candi Borobudur.

Bagi pengunjung yang tidak bisa naik juga bisa menikmati dan belajar tentang relief Karmawibhangga yang disajikan secara digital. Saat ini BKB bekerja sama dengan ITB tengah mengembangkan konsep tersebut. Ditambahkan Wiwit, nantinya juga akan ada pembedaan harga tiket pengunjung yang naik ke struktur candi dengan yang hanya sampai pelataran. (man/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya