alexametrics

Ada Badut, Anak-Anak Jadi Tidak Takut Divaksin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Badut sulap dan badut karakter beraksi di muka gedung tempat pelaksanaan vaksinasi anak. Kompleks Balai Desa Gondowangi, Kecamatan Sawangan, Selasa (11/1). Mereka hadir untuk menghibur anak-anak peserta vaksinasi. Mulai dari menampilkan pertunjukan sulap, memberi bunga, hingga membagikan lollipop.

Pemdes Gondowangi memang sengaja menghadirkan kedua badut tersebut. Kepala Desa Gondowangi Bambang Setiajid berharap, badut bisa membuat anak-anak lebih tenang dan nyaman dalam mengikuti vaksinasi. “Kadang anak-anak kan ada yang takut. Jadi intinya ya untuk menghibur,” ujar Bambang ketika ditemui Jawa Pos Radar Semarang di sela kegiatan.

Terkait sasaran, vaksinasi kemarin menyasar 550 anak usia 6-11 dari Desa Gondowangi dan sekitarnya. Program ini merupakan kerja sama dengan Puskesmas Sawangan 2. Termasuk bekerja sama dengan sekolah. “Undangan vaksinasinya lewat sekolah biar lebih efektif,” ujar Bambang.

Baca juga:  Bakso Pak Granat Ajukan Permohonan Keringanan ke KPK

Veve, salah satu peserta vaksinasi mengaku terhibur dengan adanya badut. Padahal, dia sempat takut saat hendak disuntik. “Tadi sakitnya cuma pas mau ditusuk,” tutur siswa kelas 5 SDN Mangunsari 2 ini. “Tapi senang ada badut. Dapat bunga, dapat lollipop,” ujar Veve sembari memegang lollipop yang tinggal separo. (rhy/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya