alexametrics

Masa Transisi, Guru yang Diterima PPPK Boleh Rangkap Tugas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid  Penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru sudah masuk tahap dua. Di Kabupaten Magelang sudah ada 1255 guru yang lolos tahap pertama.

Sedangkan untuk tahap dua saat ini masih pada masa sanggah, sembari menunggu tahap ketiga. Total kuota PPPK guru di Kabupaten Magelang ada 2830 formasi. Sejumlah sekolah swasta kehilangan guru yang akan pindah karena diterima PPPK.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdukbud) Kabupaten Magelang Azis Amin Mujahadin mengatakan, setelah ada guru yang diterima PPPK beberapa sekolah sudah mulai melakukan perekrutan guru baru. Meskipun ada beberapa sekolah kecil yang masih kesulitan mencari guru baru.

Menurut Azis, untuk sekolah kecil yang kekurangan guru, dalam masa transisi ini pihaknya menoleransi adanya tugas rangkap dari guru yang diterima PPPK. Jika memang dibutuhkan dan waktunya tersedia. “Ada juga sekolah kecil yang agak galau juga. Solusinya nantinya masa transisi ada tugas rangkap kita tolerir,” ujar

Baca juga:  Mati Listrik, Gudang Toserba Terbakar

Bagi sekolah swasta yang kehilangan guru karena PPPK, ada beberapa opsi. Pertama, menjaring guru baru. Kedua, guru di sekolah swasta bisa merangkap ke sekolah swasta lain yang kekurangan guru. Kemudian yang ketiga yakni selama masa transisi, guru yang diterima PPPK merangkap mengajar di sekolah yang lama, asalkan memenuhi syarat yang ditentukan.

“Jadi untuk tugas rangkap itu ada prosedur, perlu analisa. Tidak serta merta merangkap. Itu pun hanya sementara, karena darurat. Karena swasta tidak menyangka banyak yang diterima,” imbuh Azis.

Ditambahkan Azis, tugas rangkap tersebut nantinya juga ditentukan oleh sekolah definitif. “Jadi yang diutamakan tetap sekolah yang definitif,” ungkapnya. (man/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya