alexametrics

Pemkab Magelang Tak Mau Buru-Buru PTM Penuh

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Kabupaten Magelang memasuki level 1 terkait penyebaran rendah sejak Senin (3/1). Bersamaan dengan rekor nol kasus positif Covid-19.

Satgas Covid-19 Kabupaten Magelang pun memberikan kelonggaran untuk aktivitas warga. Termasuk sektor pariwisata. Kini, boleh menerapkan kapasitas maksimal 75 persen dari kapasitas total. Tapi di bidang pendidikan, satgas tidak mau terburu-buru memberikan izin pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

“Tapi kami berharap ini tidak menjadi euforia,” tutur Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi Selasa (4/1) pagi.

Nanda berharap penurunan level ini justru meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memperketat aktivitas dan protokol kesehatan (prokes). Tidak boleh lengah. Terlebih varian baru Omicron sudah masuk Indonesia. “Pandemi masih ada,” ujar Nanda. Potensi penularan kasus masih ada. Ruang isolasi pasien Covid-19 pun tetap disediakan. Meskipun, lanjut Nanda, rumah sakit kini menyesuaikan kapasitasnya.

Baca juga:  Hadapi Bonus Demografi, Butuh Pemuda Berkualitas

Sebagaimana arah pemerintah pusat, testing harian juga tetap dilakukan. “Kalau nol kasus, berarti harus dilalukan secara acak,” kata Nanda. “Semoga (level 1) ini bisa dipertahankan,” jelasnya.

Satgas juga belum akan memberikan izin PTM 100 persen. “Kalau buru-buru, tidak melakukan persiapan matang, bisa bikin klaster baru,” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan persiapan serta merumuskan kebijakan secara bertahap. Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kesehatan. “Walaupun sudah level 1, harus ada kewaspadaan tinggi,” ucapnya.

Salah satu yang tengah dipersiapkan, yakni vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Pelaksanaannya dimulai kemarin (4/1). “Vaksinasi ini akan mendukung PTM secara optimal,” jelas Nanda.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang Azis Amin Mujahidin menambahkan, pihaknya masih mengkaji Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri terbaru tentang kewajiban PTM bagi satuan pendidikan. Pihaknya pun tengah mangajukan nota dinas kepada bupati terkait SKB tersebut.

Baca juga:  Hapus Kesan Menakutkan, Ambulans Diwarnai Pink

“Hari ini (kemarin, red) kita membuat nota dinas kepada Pak Bupati selaku ketua pemerintah dan ketua Satgas Penanganan Covid-19,” ujarnya.

Di Kabupaten Magelang saat ini ada 599 sekolah yang sudah melakukan PTM. Terdiri dari PAUD, SD, dan SMP. Penambahan sekolah yang PTM pun nantinya akan dilakukan secara bertahap. “Untuk penambahan sekolah yang PTM setiap 2 sampai 3 minggu kita mengajukan,” kata Azis. (rhy/man/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya