alexametrics

Guguran Lava Gunung Merapi Masih Terjadi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi. Guguran awan panas dan lava bisa mencapai jarak 2 kilometer. Warga diminta tidak beraktivitas di daerah potensi bahaya.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, pada Minggu (12/12) pukul 10.18 WIB, terlihat adanya guguran awan panas dari Gunung Merapi. Awan meluncur sejauh 2.000 meter ke arah barat daya. Catatan di seismogram menunjukkan gempa guguran dengan amplitude 27 mm dan durasi 158 detik.

Sehari sebelumnya juga tercatat terjadi 14 kali guguran lava pijar. Jarak luncurnya mencapai maksimal 2.000 meter ke arah barat daya. Pengamatan visual menunjukkan adanya asap kawah tekanan lemah, berwarna putih, intensitas sedang, tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah.

Baca juga:  Kearsipan Pemkab Magelang Dapat Predikat Sangat Memuaskan

Petugas Pos Pengamat Gunung Merapi Rachmad Widyo Laksono dalam catatan rekomendasinya menjelaskan, potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Masyarakat diminta  tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

“Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,” jelasnya.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida menjelaskan, ada penambahan vplume kubah lava Gunung Merapi yang teramati pada periode 3-9 Desember 2021. “Kubah tengah sebesar 3.007.000 meter kubik. Sebelumnya di periode 26 November hingga 2 Desember, kubah lava tengah volumenya 2.948.000 meter kubik,” jelas Hanik.

Baca juga:  Ogah Tanggung Jawab, Remaja di Magelang Tega Bunuh Bayinya Sendiri

Sedangkan untuk laporan periode 3 hingga 9 Desember 2021, kubah lava barat daya Gunung Merapi volumenya sebesar 1.629.000 meter kubik. Pada periode 26 November hingga 2 Desember 2021 volumenya masih 1.615.000 meter kubik.

Saat ini status Gunung Merapi masih di Level III atau Siaga. Gunung Merapi ditetapkan berada di Level III atau Siaga sejak 5 November 2020 lalu. (*/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya