alexametrics

Beli Obat Terlarang secara Online, Pria Asal Inggris Dibekuk Polres Magelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Warga negara Inggris ditangkap Satresnarkoba Polres Magelang. Pria berinisial RWSS tersebut kedapatan memiliki obat psikotropika tanpa resep dokter atau izin dari yang berwenang. Ia ditangkap di tempat tinggalnya di Desa Sidomulyo, Candimulyo, Kabupaten Magelang.

Rabu (1/12) tersangka dihadirkan di Mapolres Magelang. Ia menggunakan penutup wajah. Hanya terlihat mata dan alis. RWWS tampak tertunduk dengan tangan terborgol ketika digiring oleh anggota Polres Magelang. Ia mengenakan baju tahanan Polres Magelang bernomor 11.

Ketika ditanya sudah berapa berapa lama tinggal di Desa Sidomulyo, Candimulyo, pria berperawakan tinggi tersebut enggan menjawab. “How long you stay in Candimulyo?” tanya Kapolres Magelang AKBP M. Sajarod Zakun.  “No comment,” kata tersangka RWWS singkat. Selama gelar perkara tersangka terus membelakangi awak media.

Baca juga:  101 Madrasah di Kabupaten Magelang Siap Gelar PTM

Sajarod menuturkan, tersangka ditangkap setelah adanya informasi dari warga tentang sebuah paket mencurigakan di tempat tinggalnya, pada 26 November 2021. Paket tersebut tiba pada pagi hari pukul 08.30. Satresnarkoba pun
melakukan penyelidikan dan observasi lapangan.

“Pukul 10.00 Satresnarkoba mendatangi tempat tinggal tersangka RWSS. Mereka melakukan penggeledahan, disaksikan oleh ketua RT setempat,” katanya. Dari penggeledahan ditemukan satu kardus warna cokelat. Setelah dibuka, ternyata di dalamnya berisi psikotropika. Terdiri dari sembilan strip Valdimex 5 Diazepam, empat strip Riklona 2 Clonazepam. Ditemukan pula satu plastik transparan bertuliskan Mersi.

Kata Sajarod, berdasarkan keterangan tersangka, ia membeli barang tersebut di toko online. “Dari keterangan tersangka kami juga menentukan  satu DPO dengan inisial HA. Ini adalah akun yang memperjual belikan online psikotropika,” tuturnya. Dari tangan tersangka Satresnarkoba juga mengamankan handphone merk Iphone 12 dan Imac merk Apple yang digunakan oleh tersangka untuk bertransaksi.

Baca juga:  Purworejo Terbaik Ekshibisi Seni Tari

Sambung dia, tersangka RWWS tinggal di Desa Sidomulyo karena beristri warga setempat. “Kami akan proses dengan hukum Republik Indonesia,” katanya. Tersangka dijerat dengan pasal 62 Undang-Undang No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika. Dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta. (man/lis) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya