alexametrics

Dilarisi Pejabat, Batik Borobudur Bangkit

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Usaha kain batik Borobudur kembali bergairah. Salah satunya yang digerakkan sekelompok ibu rumah tangga di Desa Wanurejo. Kelompok usaha batik tulis bernama Batik Dewi Wanu (Desa Wisata Wanurejo) itu kembali meningkat. Setelah sempat vakum karena dihantam pandemi Covid-19.

Salah satu pengurus Batik Dewi Wanu Indar menuturkan, produksi dimulai lagi karena stok lama sudah menipis. Dilarisi para pejabat. Mereka nglarisi dagangan ketika melakukan kunjungan kerja di balkondes-balkondes kawasan Borobudur.

“Ada Bupati Indramayu, Wakil Wali Kota Semarang, Wakil Menteri BUMN, komisaris BNI,” tutur Indar kepada Jawa Pos Radar Magelang, Rabu (24/11).

Kini, produksi pun digenjot  untuk mengisi stok lama. Total ada enam orang yang menggarap produksi. “Sekarang lagi pada nyanting di rumah masing-masing,” kata Indar.

Baca juga:  Monitoring Kinerja Guru melalui Video Call

Dia juga mengatakan, November ini Batik Dewi Wanu sudah menjual 11 potong kain. Namun, hingga saat ini belum ada pesanan baru. Permintaan paket wisata edukasi membatik juga masih sepi. Terlebih libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, pemerintah menerapkan kebijakan PPKM level 3.

“Dulu sebelum pandemi, saat Nataru paket wisata edukasi membatiknya (permintaannya) tinggi. Tahun ini, sampai sekarang belum ada tanda-tanda. Masih adem-ayem,” bebernya. (rhy/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya