alexametrics

Siapkan Kredit Ultra Mikro untuk Petani

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menengok keberadaan gabungan petani organik (Gupon) Sekarlangit di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Ia ingin melihat seberapa jauh para pentani padi organik mengembangkan Upland, yaitu kegiatan pertanian di dataran tinggi yang komperhensif.

Suahasil mengatakan, program Upland yang dikelola Kementerian Pertanian mendorong korporatisasi petani. Sehingga petani lebih sejahtera. Namun begitu, ia menyadari pentingnya dukungan pembiayaan agar petani dapat sampai ke sana. Pemerintah pun hadir memberikan solusi melalui program pembiayaan ultra mikro (UMi) yang diinisiasi oleh Kementeriaan Keuangan.

“UMi ini dikelola oleh BLU-PIP, serta pinjaman bersubsidi kredit usaha rakyat (KUR) melalui perbankan,” jelasnya saat memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para petani padi organik Sabtu, (13/11/2021).

Baca juga:  Tak Mau Gegabah, Kemenag Kabupaten Magelang Hanya Tambah Dua Madrasah

Direktur Utama Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLUPIP) Ririn Kadariyah berharap melalui sosialisasi ini, para petani organik memperoleh informasi akses pembiayaan. Selain itu, punya pengetahuan tentang ketentuan perpajakan untuk sektor pertanian.

Sejak 2017 program UMi digulirkan, telah menjangkau lebih dari 3,5 juta pelaku usaha ultra mikro. Adapun realisasi penyaluran selama tahun 2021 sudah lebih dari 1,7 juta debitur dari target pinjaman UMi sebanyak 1,8 juta debitur. Sedangkan dari sisi sebaran penyaluran, menjangkau di 502 kabupaten/kota seluruh Indonesia melalui 51 penyalur.

“Di Jawa Tengah, seluruh kabupaten dan kota telah terlayani, termasuk Kota Magelang dan Kabupaten Magelang yang mencapai lebih dari 32 ribu debitur, dan di Kecamatan Grabag terdapat 1.434 pelaku usaja uang terfasilitasi pinjaman UMi,” jelasnya. (put/ton)

Baca juga:  Vaksinasi Booster Capai 5.067 Suntikan

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya