alexametrics

Cegah Rusak, Candi Retno Secang Diberi Atap

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid Bangunan Candi Retno di Secang, Kabupaten Magelang diberi atap. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan candi. Mengingat bangunan Candi Retno terbuat dari batu bata, bukan dari batu andesit seperti candi lain yang lazim di wilayah Kabupaten Magelang.

“Setelah dipasang atap, air hujan tidak langsung jatuh menimpa bangunan candi. Sehingga meminimalisasi kerusakan pada batu,” ujar Juru Pelihara Candi Retno Roba’i.

Saat ini bangunan Candi Retno berupa reruntuhan yang menyisakan tangga masuk candi, fondasi luar (bagian kaki), dan fondasi dalam (bagian tubuh candi). Kata Roba’I, bangunan Candi Retno lebih mirip permukiman (rumah) zaman dahulu. Selain itu terdapat yoni dan arca.

Baca juga:  Bongkar Pasang Kanopi Habis Rp 600 Ribu, Minta Ganti Siapa?

“Bangunan candi diharapkan akan lebih awet karena faktor cuaca hujan dan panas sudah terhalang atap peneduh. Ditambah sistem penerangan pada malam hari menjadi terang sehingga mudah untuk pengawasan,” jelasnya. Enam lampu berkekuatan 2200 watt dipasang Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah pada bulan lalu.

Roba’i menceritakan, situs Candi Retno ini dulu merupakan area pemakaman. Setelah digali dan terdapat candi, makam pun dipindahkan. Sehingga beberapa warga masih ada melakukan kegiatan berdoa di situs yang ditemukan pada 1976 tersebut. (man/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya