alexametrics

ASN Pemkab Magelang Nglarisi Sayuran Petani

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Senin (13/9/2021) sekitar pukul 08.30, Sudarno tiba di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan (Distan Pangan) Kabupaten Magelang. Membawa paket-paket sayuran menggunakan mobil pikap.

Ketua Kelompok Tani Kembang Sari Dusun Karang Wetan, Desa Sonorojo, Kecamatan Candimulyo, ini ditemani Trimugo, rekannya yang merupakan petani cabai.

Begitu keduanya turun dari kendaraan, para aparatur sipil negara (ASN) mendekat. Siap nglarisi sayuran yang mereka bawa.

Pemkab Magelang memang menggerakkan para ASN, BUMD, dan lembaga vertikal untuk  membeli sayuran petani. Tujuannya untuk membantu petani  karena harga jual hasil panen sedang rendah.

Kepala Distan Pangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengatakan, pihaknya memesan 2.000 paket sayuran untuk dilarisi para ASN.

Baca juga:  Pengelola Sampah Terima Bantuan Kendaraan

Sudarno lantas menjelaskan, sepaket sayuran dihargai Rp 20.000. Isinya sawi, terong, buncis, cabai merah besar, dan cabai rawit merah. Jenis sayuran itu harganya sedang anjlok.

Satu kilogram sawi dari petani harganya hanya Rp 2.000. Lalu dijual Rp2.500 ke ASN. Sementara harga cabai rawit merah sekitar Rp 9.000 dan dijual Rp 10.000 per kilogram.

“Sebenarnya masih ada yang lebih murah. Labu siam. Hanya Rp 800 per kilogram,” tutur Sudarno.

Menurutnya, petani terbantu dengan program ini. Namun belum banyak. Pasalnya, serapan hasil panen belum ada 40 persen. “Panen cabai di Magelang sehari bisa sampai 45 ton. Sedangkan ini ASN yang pesan ke kelompok tani baru sekitar 2.000. Berarti baru 2 ton,” ujar Sudarno.

Baca juga:  Duhh, Lagi-Lagi Penambang Pasir Merapi Tewas Tertimbun

“Kalau ke depan bisa kontinyu seminggu sekali ASN beli produk-produk petani, mungkin itu lebih membantu,” ujar pria yang turut mengelola Pasar Tani Magelang ini.

Romza Ernawan kemudian mengatakan, jatuhnya harga sayuran petani dikarenakan serapan pasarnya yang relatif kecil. Di antaranya karena PPKM. “Semoga dengan gerakan ini nanti bisa menyerap produk dan terjadi kenaikan harga produk, khususnya cabai dan sayuran,” harap Romza. (rhy/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya