alexametrics

Pandemi, Raup Pendapatan Rp 60 Juta Sebulan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Di musim pandemi penjualan madu meningkat drastis. Padma Hadi, peternak madu di Borobudur Kabupaten Magelang mengaku penjualannya meningkat dua kali lipat dibandingkan biasanya. Pembeli berbondong-bondong membeli madu untuk meningkatkan imunitas.

“Di musim pandemi, madu banyak dicari untuk kekebalan tubuh,” ujar Hadi. Ia mengaku kewalahan memenuhi permintaan madu dari pembeli. Dalam satu bulan ia bisa menjual 2 kuintal madu dari peternakan yang ada di rumahnya itu. “Sekarang rata-rata omzet satu bulan Rp 60 juta, sebelum pandemi Rp 30 juta per bulan” katanya.

Hadi menjual madu tersebut dari mulai harga Rp 100 ribu sampai Rp 175 ribu per 500 mililiter. Biasanya para pembeli datang langsung ke rumah Hadi maupun memesan lewat daring melalui WhatsApp. Kepada Jawa Pos Radar Magelang ini menunjukkan beberapa kotak kandang lebah yang bertumpukan di depan rumahnya.

Baca juga:  Gerak Cepat, Disporapar Magelang Gelar Simulasi Internal

Hadi menjelaskan, saat ini memelihara tiga jenis lebah. Yakni lebah klanceng, millifera, dan lebah lokal. Menurut Hadi, hasil madu dari tiga jenis lebah tersebut hampir sama. Namun lebah mllifera jauh lebih banyak menghasilkan madu. Di rumahnya ada sekitar 400 buah kotak kandang lebah. Karena bisnis madu yang menggiurkan itu, ia juga membuka peternakan lebah di Riau, Sumatera Utara.

Ia bersyukur dengan pendapatan yang meningkat di musim pandemi ini. Keuntungan dari penjualan madu pun ia gunakan untuk pengembangan di peternakan lebahnya. Di samping menjual madu, Hadi juga menjual bibit lebah. Satu kandang ia hargai dari mulai Rp 300 ribu sampai Rp 1,5 juta tergantung jenisnya. (man/lis)

Baca juga:  Bentuk Jaringan Kerja Bantu Warga Isoman

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya