alexametrics

Festival Lima Gunung Digelar Sederhana

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Pembukaan Festival Lima Gunung (FLG) ke-20 diadakan sederhana. Mengusung tema “Hari Peradaban Desa,” bertempat di mata air Tlompak, Gejayan, Desa Banyusidi, Pakis, Magelang. Peserta pun dibatasi karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

“Temanya kami sepakati tentang peradaban desa. Karena apapun semua, berasal dari desa termasuk dalam kesenian. Maka sebagai masyarakat desa harus menyadari bahwa desa adalah gudang emas peradaban,” ujar Riyadi, ketua panitia Festival Lima Gunung (FLG).

Pembukaan FLG ke-20 diisi dengan prosesi siram mata air kepada perwakilan peserta. Dilanjutkan pentas seni serta pidato kebudayaan. Kata Riyadi, panggung untuk pembukaan FLG ke-20 sengaja dikonsep dengan hiasan cakra. Karena memiliki filosofi seperti hidup manusia yang terus berputar.

Baca juga:  Resto Balkondes Layani Take Away

“Hidup manusia berputar seperti senjata cakra. Setiap manusia selalu menginginkan kehidupan modern di kota besar. Tetapi pada saatnya nanti akan kembali ke desa dengan segala keramahannya,” ujarnya. Ia pun berharap FLG ke-20 ini mampu menjadi contoh bahwa kegiatan kesenian bisa digelar sesuai protokol kesehatan (prokes).

“Peserta kami batasi tidak sampai 50 orang. Kami adakan sederhana agar tidak terjadi kerumunan,” ungkapnya. Setelah pembukaan kemarin, FLG ke-20 akan diadakan di lima gunung yang ada di Kabupaten Magelang. Dilaksanakan secara bergiliran. Diadakan di alam terbuka untuk meminimalisasi penularan Covid-19.

“Untuk jadwal FLG ke 20 belum kami tentukan. Karena takutnya kalau nanti kami jadwal dan publikasikan akan menimbulkan kerumunan, karena banyak yang datang,” tandasnya.

Baca juga:  Sumur Kering, Warga Antre Pembagian Air Bersih

Sementara itu mantan presiden komunitas Lima Gunung, Tanto Mendut, menuturkan, FLG dilaksanakan secara swadaya. Dalam komunitas Lima Gunung tidak ada pembahasan dana. “Intinya idenya hanya adalah Hari Peradaban Desa,” terang Tanto. Tanto juga menambahkan, bahwa desa adalah asal dari sebuah peradaban. (man/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya