alexametrics

Warga Lokal Boleh Berwisata, Tapi…

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Pengelola daya tarik wisata di Kabupaten Magelang tidak akan menutup wisata selama tidak ada larangan berwisata saat libur Lebaran. Mereka pun berkomitmen mengetatkan penerapan protokol kesehatan (prokes). Harapannya, agar tidak menimbulkan klaster penyebaran Covid-19 di sektor pariwisata. Meski ada larangan mudik, objek wisata tetap boleh dikunjungi warga lokal.

“Di Kabupaten Magelang, sektor pariwisatanya siap dalam implementasi prokes. Dari awal kami sudah ada pelatihan, pendampingan, dan monitoring,” ujar Ketua Forum Daya Tarik Wisata Kabupaten Magelang Edwar Alfian kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Edwar juga menjelaskan, untuk bisa beroperasi, setiap daya tarik wisata harus melewati prosedur yang diterapkan. Salah satunya dengan membuat simulasi. Pengelola juga membuat surat permohonan izin untuk ditindaklanjuti Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang. Edwar pun berkomitmen mendorong pengelola daya tarik wisata untuk memperketat prokes. “Memang ada larangan mudik. Tapi harapan kami, warga lokal tetap berwisata,” ujarnya.

Baca juga:  Tidak Kunjung Bayar Pajak, Bakso Pak Granat Ditutup Sementara

Jika terjadi klaster penularan Covid-19, kata Edwar, para pengelola daya tarik wisata siap menerima konsekuensinya. Hal ini dinilai lebih baik ketimbang sektor pariwisata ditutup tanpa diberi solusi. “Ini tidak muncul dari saya saja, tapi dari diskusi dengan teman-teman. Yang jelas, jangan tutup sektor wisata. Dibuka saja. Kalau melanggar, silakan beri sanksi,” tegas Edwar. (rhy/ton)

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya