alexametrics

Penataan Pasar Ngrajek Mungkid Butuh Rp 10 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Pasar Ikan Ngrajek di Kecamatan Mungkid rencananya ditata ulang demi menopang Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. Namun, proyeknya masih tertunda karena keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang  Joni Indarto mengatakan, Pasar Ikan Ngrajek akan ditata ulang sebagai pasar ikan sekaligus wisata kuliner.

“Arahnya untuk menopang KSPN. Juga untuk membangun simbol pembangunan perikan di Magelang,” tutur Joni ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/4/2021) siang.

Untuk mengeksekusi proyek ini, dibutuhkan dana setidaknya Rp 10 miliar. Sebelumnya, kata Joni, pemerintah pusat pun sudah menawarkan dana. Tetapi hanya Rp 2,5 miliar. Karena dana tersebut masih jauh dari kebutuhan, proyek tersebut lantas ditunda.

Baca juga:  Sembilan Rumah Porak-Poranda

“Kalau nggak bisa dilaksanakan semua, takutnya malah mangkrak di tengah jalan,” ucapnya.

Selain keterbatasan anggaran,  proyek tersebut ditunda karena masih harus dikaji dari segi aturan tata ruang kawasan Borobudur. Menurut Joni, semua harus didiskusikan sebelum sampai tahap pembangunan. Sebab jika ada anggaran tapi menabrak aturan, justru menimbulkan masalah.

Sementara pedagang ikan di Pasar Ikan Ngrajek, Genduk dan Sri, berharap pembenahan pasar segera direalisasikan. Mereka ingin pasar lebih dihidupkan. Dibangun kios-kios yang lebih rapi. Apalagi, proyek pembangunan KSPN Borobudur sudah dimulai.

Genduk ingin pembangunan pasar ikan menjadi prioritas. “Kalau mau dibangun pusat kuliner, pasar ikan tetap ditempatkan di depan. Biar orang yang lewat bisa tahu keberadaan pasar,” kata Genuk.  (rhy/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya