alexametrics

Boleh Piknik ke Candi Borobudur, Tapi…

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) mulai mempersiapkan diri menjelang libur Lebaran. Mereka tidak mematok target angka kunjungan mengingat masih dalam suasana pandemi. Pengunjung pun dibatasi, maksimal sehari hanya 4.000 orang per hari.

“Kami tidak menargetkan angka kunjungan. Apalagi juga ada larangan mudik dari pemerintah. TWCB mempersiapkan diri agar Candi Borobudur tetap aman dari Covid-19,” ujar General Manager TWCB I Gusti Putu Ngurah Sedana. Pihaknya pun mulai mengecek sarana protokol kesehatan.

Di samping itu ia juga akan menyiapkan petugas di beberapa titik kawasan candi. Untuk memastikan pengunjung menerapkan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Pengunjung yang datang dipastikan dalam keadaan sehat. Salah satunya dengan cara cek suhu badan.”Kami juga bersiap secara Sumber Daya Manusia (SDM) supaya pelayanan prima dan sesuai prokes,” jelas Putu.

Baca juga:  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Libatkan Orangtua

TWCB sudah mengantisipasi jika nantinya terjadi ledakan pengunjung. Yakni dengan sistem buka tutup di pos 1 pintu masuk Candi Borobudur. Sesuai arahan dari provinsi maksimal sehari pengunjung hanya 4.000 orang saja. Agar tidak terjadi kerumunan.

Saat libur Lebaran nanti di Candi Borobudur akan ada beberapa pertunjukkan. Seperti halnya atraksi mobil listrik tayo maupun pertunjukan lainnya. “Dengan adanya beberapa pertunjukan di kawasan candi, kami berharap pengunjung tidak menumpuk di satu tempat,” terangnya. (man/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya