alexametrics

Terpal Penutup Candi Mendut Dilepas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Balai Konservasi Borobudur (BKB) sudah melepas terpal yang menutupi Candi Mendut selama enam bulan ini. Hal ini berdasarkan kondisi Candi Mendut yang sudah aman dari erupsi Gunung Merapi.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKB Khanifudin Malik sejak ditutup 5 November 2020, pihaknya rutin melakukan evaluasi dan konsultasi secara berkala dengan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terkait perkembangan Gunung Merapi. “Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan BPPTKG Yogyakarta diputuskan cover Candi Mendut sudah dapat dibuka,” katanya.

Khanif menambahkan berdasarkan informasi dari BPPTKG, kondisi dan status Gunung Merapi saat ini masih siaga level III. Kemudian hujan abu dominan ke arah sektor timur Gunung Merapi. Maksimal sejauh 8 kilometer dari puncak.

Baca juga:  Tari Soledo Kreasi Tiga Daerah

Selain itu, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas juga lebih mengarah ke sektor selatan dan barat daya Gunung Merapi maksimal 5 kilometer serta sektor tenggara sejauh 3 kilometer. “Berdasarkan informasi tersebut untuk sementara ini kondisi Candi Mendut aman dari erupsi Gunung Merapi,” jelas Khanif.

Selain mengacu pada BPPTKG, Khanif menjelaskan, ada permohonan langsung dari masyarakat sekitar terutama paguyuban pedagang Candi Mendut yang menginginkan penutup terpal dan wisata segera dibuka.  Karena sejak wisata Candi Mendut ditutup selama pandemi Covid-19, perekonomian mereka turun drastis.

‘Kami juga mencoba bersimpati kepada mereka, apalagi saat ini memasuki bulan puasa dan Lebaran yang mungkin menjadi destinasi wisata saat liburan,” ucapnya.

Baca juga:  Jumlah Peserta SKB Idealnya 1.389 Orang

Berdasarkan pantauan dari wartawan koran ini Sabtu (17/4/2021), Candi Mendut sudah mulai dikunjungi wisatawan. Meskipun intensitasnya belum banyak.

Rudi, pedagang asongan Candi Mendut mengaku senang dengan dibukanya kembali wisata Candi Mendut. Sehingga bisa mendapatkan pemasukan lagi. “Saya berharap dengan dibukanya kembali penutup candi ini wisatawan bisa berkunjung lagi, karena jika untuk berfoto kelihatan lebih bagus tanpa ada penutupnya,” ucap Rudi. (rfk/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya