alexametrics

Prospek Cerah Budidaya Bibit Buah-Buahan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Kabupaten Magelang memiliki potensi di bidang pertanian. Sentra pembibitan buah-buahan yang berada di Kecamatan Salaman tak bisa dipandang remeh. Ekonomi bergeliat di kawasan tersebut.

Banyak masyarakat yang mulai memproduksi dan menjual bibit buah-buahan. Bahkan dikirim sampai ke luar Jawa. Salah satunya warung bibit Sriwedari milik Dani Saputra. Menempati area seluas 7.000 meter persegi. Dani mengajak wartawan koran ini untuk melihat bibit yang dimilikinya. Terdapat 11 jenis bibit buah di lahannya.

“Baru ada tiga bibit yang bisa dijual, lainnya masih dalam proses pengembangan,” ujarnya sembari mengajak berkeliling kebun miliknya Kamis (18/3/2021).

Ia menjelaskan tiga bibit yang dijual yakni kelengkeng, durian, dan alpukat. Biasanya untuk harga tiap bibit berbeda. Bibit kelengkeng satu pohon harganya Rp 40 ribu sampai Rp 100 ribu. Sedangkan untuk alpukat Rp 35 ribu dan durian Rp 20 ribu. “Semakin tinggi bibit pohon maka akan semakin mahal harganya,” ujar pria berusia 32 tahun itu.

Baca juga:  Terapkan Sistem Merit, Pemkab Magelang Pertama Kali Raih Predikat Baik

Dani yang dulu anggota KONI Kabupaten Magelang ini memilih menjadi petani. Menurutnya berwirausaha bibit buah ini sangat menguntungkan. Terakhir ia meraup Rp 7 juta dengan menjual 200 bibit kelengkeng ke Sulawesi.

“Kalau beli banyak ada potongan harga dari saya,” ujarnya sembari mengajak melihat jambu red diamond yang sudah mulai berbuah.

Untuk pengembangan sektor perkebunan di Kabupaten Magelang masih belum maksimal. Dani mengatakan belum adanya perkebunan percontohan membuat sektor ini kurang bisa berkembang.

Padahal potensi perkebunan sangat bagus bisa membantu mengangkat branding Kabupaten Magelang. Juga menjadi tempat wisata tambahan. “Perlu ada pendampingan dari pemerintah agar hal ini tercapai,” jelasnya.

Ia berharap untuk perkebunan di Kecamatan Salaman dapat terus berkembang. Apalagi saat ini sudah ada yang berhasil mengelola bibit buah dan menjadikannya destinasi wisata berkebun. “Semoga perkebunan di Kabupaten Magelang bisa berkembang dan bisa menjadi aset berharga,” harapnya. (rfk/lis)

Baca juga:  Karena Namanya yang Unik, Desa Dukun Sering Dikaitkan dengan Hal Mistis

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya