alexametrics

Lembap, Candi Losari Rutin Diberi Obat Antilumut

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Wisata cagar alam Candi Losari di Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang masih tutup akibat pandemi Covid-19. Namun, Candi Losari tetap mendapat perawatan secara rutin.

Candi Losari berada di kedalaman kurang lebih empat meter. Sumber mata air tersebut hingga kini masih mengalir. Meski sudah dipasang pipa untuk mengalirkan air keluar, area candi selalu lembap.

Lumut pun tumbuh dengan cepat. Apalagi di musim penghujan. Oleh karena itu, meski sepi, Juru Pelihara Candi Losari Surahman tidak pernah absen. Dia berjaga di posko sembari secara rutin membersihkan candi.

“Paling nggak seminggu sekali harus saya kasih obat lumut. Kalau nggak diobat nanti lumutnya menebal. Candi ini kan memang nggak bisa dinaikkan atau tanahnya dipaving biar nggak lembap. Karena nanti jadi nggak asli lagi,” ujar Surahman Selasa (16/2/2021).

Baca juga:  Dilarang Naik ke Puncak Borobudur

Menurut Surahman, sebelum pandemic, Candi Losari sering dikunjungi. Hampir setiap hari ada rombongan wisatawan. Biasanya dari sekolah-sekolah. Begitu pandemi, candi yang ditemukan pada 2004 ini menjadi sangat sepi. Namun, Surahman tidak berbicara banyak soal kerugian karena tiket masuknya dipatok secara sukarela. (rhy/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya