alexametrics

Terancam Merapi, Warga Tetap Beraktivitas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Aktivitas Gunung Merapi berupa guguran lava dan awan panas yang mengarah ke barat daya-selatan membuat beberapa desa di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang terancam. Pemerintah desa setempat pun telah bersiap untuk menghadapi ancaman tersebut.

“Kami dari pemerintah desa telah menyosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya Merapi. Kami juga ikut memantau aktivitas Gunung Merapi dari posko pemantauan Ngepos. Di samping itu beberapa warga juga telah diarahkan untuk setiap malam melakukan ronda guna memantau secara visual kondisi Merapi,” ujar Sunudin, kepala Desa Ngargosoko Senin (25/1/2021).

Ia mengatakan di desanya ada dua dusun yang berdekatan dengan Gunung Merapi yakni Dusun Soko dan Gedangan. Jarak dari puncak yakni 10 kilometer. Kata dia, masyarakat sekitar sudah terbiasa dengan meningkatnya aktivitas Gunung Merapi. Sehingga belum ada rencana untuk mengungsi. “Selain itu juga belum ada arahan dari BPBD untuk warga mengungsi,” katanya.

Baca juga:  Api Tungku Membesar, Pabrik Makaroni Terbakar

Sunudin menjelaskan, apabila status Gunung Merapi meningkat dan ada arahan dari BPBD untuk mengungsi pihaknya siap mematuhi. Sambung dia, apabila mengungsi, masyarakat desanya akan berada di Desa Gulon, Kecamatan Salam yang merupakan sister village.

“Kami sudah persiapkan bila ada kemungkinan mengungsi, termasuk armada menuju lokasi pengungsian,” imbuhnya.

Sementara itu, warga sekitar masih beraktivitas seperti biasa. Meskipun sering mendengar guguran maupun melihat lava pijar yang tidak jauh dari desa mereka. “Sudah biasa dengan suara gemuruh dan lava pijar. Saat ini kami belum berencana mengungsi karena juga belum ada arahan dari pemerintah,” ujar Sri Haryanto, warga Dusun Soka, Ngargosoko.

Ia berharap agar aktivitas Gunung Merapi bisa menurun sehingga tidak perlu mengungsi. Mengingat saat ini sedang musim panen salak yang menjadi penopang ekonomi warga sekitar. “Kalau mengungsi kami tidak mendapat pemasukan, apalagi sekarang harga salak juga sedang murah akibat pandemi Covid-19,” tandasnya. (cr2/lis)

Baca juga:  Pencuri Ini Nekat Congkel Jendela dan Aniaya Pemilik Rumah

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya