alexametrics

Sejumlah Pengungsi Merapi Pilih Bertahan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Sejumlah pengungsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang masih bertahan di posko pengungsian Banyurojo dan Mertoyudan. Meskipun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi BPPTKG sudah menjelaskan bahaya guguran lava dan awan panas tidak lagi mengarah ke barat laut.

“Saat ini pengungsi dari Dusun Babadan 1 yang berada di posko Banyurojo belum pulang. Jumlahnya masih tetap sama yakni 265 orang. Mereka bertahan atas kemauan sendiri setelah sebelumnya mendapat arahan dari BPBD,” ujar Agus Firmansah, koordinator posko pengungsian Banyurojo Minggu (24/1/2021).

Meski begitu, kata Agus, ada kemungkinan pengungsi akan pulang untuk sementara waktu pada 31 Januari mendatang. Pihaknya selalu siap menfasilitasi pengungsi yang bertahan di posko Banyurojo. “Apabila memang nanti pulang, kami juga siap membantu dari segi transportasi,” katanya.

Baca juga:  Pemkab Magelang Tak Terbitkan Izin Tambang di Wilayah Merapi

Hal serupa juga terjadi di posko Mertoyudan. Pengungsi dari Dusun Babadan 2 juga memilih bertahan. Karena belum ada instruksi langsung dari BPBD untuk memulangkan pengungsi. “Belum ada surat instruksi resmi dari BPBD agar pengungsi pulang. Di samping itu para pengungsi juga belum ada keinginan untuk pulang,” ujar Widodo, koordinator posko pengungsian Mertoyudan.

Saat ini di posko Mertoyudan ada 63 pengungsi. Kata dia, para pengungsi masih nyaman berada di posko pengungsian, lantaran masa tanggap darurat Gunung Merapi sampai 14 Februari. Meskipun bahaya Gunung Merapi saat ini tidak lagi mengarah ke barat laut di Kabupaten Magelang. (cr2/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya