alexametrics

Antisipasi Debu Vulkanik, Lantai Borobudur Ditutup Terpal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Setelah menutup 32 stupa, Balai Konservasi Borobudur (BKB) juga menutup lantai candi dengan terpal, Selasa (24/11/2020). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi debu vulkanik dari Gunung Merapi yang saat siaga III.

“Kami lakukan penutupan lantai maupun stupa untuk mengantisipasi kemungkinan debu vulkanik Gunung Merapi karena PH-nya tinggi. Ini dapat membuat batu candi mengalami kerusakan maupun pelapukan,” terang Pamong Budaya Ahli Madya BKB Yudi Suhartono.

Lantai Candi Borobudur yang telah ditutup terpal, terdiri dari lantai tiga, empat, lima serta lantai enam. Sementara untuk lantai lainnya masih dalam tahap penutupan. “Rencananya semua lantai akan kami tutup beserta stupa induk. Karena kami belajar dari tahun 2010 pembersihan abu vulkanik cukup lama dan susah,” ujarnya.

Baca juga:  PKK Batang Targetkan Rekor Ecobrick

Selain itu kata Yudi, ditutupnya lantai candi karena adanya drainase air yang jika kemasukan debu vulkanik akan menghambat saluran pembuangan air di candi. Untuk penutup lantai dan stupa candi menurutnya berasal dari terpal ulin, karena bahannya kuat dan tahan terhadap abu vulkanik. “Kita pakai terpal ulin buatan Jerman karena bahannya kuat,” jelas Yudi.

Di samping itu, BKB telah menyiapkan berbagai persiapan untuk meminimalisasi bahaya dari abu vulkanik. “Pada intinya kita melakukan upaya agar Candi Borobudur tidak mengalami kerusakan dari kemungkinan erupsi Gunung Merapi,” tandasnya. (cr2/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya