alexametrics

Wisatawan Butuh Plesiran yang Aman

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Gairah destinasi wisata di Jawa Tengah terus dibangkitkan. Namun harus memenuhi kriteria bersih, indah, sehat dan aman (BISA). Cara ini digadang ampuh menarik minat wisatawan plesiran di masa adaptasi kebiasan baru.

“Gerakan BISA bertujuan mengembalikan kepercayaan wisatawan, bahwa destinasi wisata kembali aman dikunjungi,” kata Direktur Utama Badan Otoritas Borobudur (BOB) Indah Juanita usai pencangan gerakan BISA di wilayah Jawa Tengah, di Balkondes Bumiharjo, Kabupaten Magelang, kemarin.

Untuk mendukung implementasi program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraft) ini, BOB memberikan fasilitasi bagi destinasi wisata yang berada di tujuh desa wisata. Meliputi Desa Wisata Bumiharjo, Tegalarum, Kembanglimus, Kenalan dan Banyuroto yang berada di wilayah Kabupaten Magelang. Sedangkan di daerah Purworejo ada Desa Wisata Benowo dan Sedayu. Bantuan berupa peralatan kebersihan dan sarana pendukung posko kesehatan. Antara lain, tenda sarnavil, thermo gun, tempat sampah, dan sebagainya.

Baca juga:  Digelar di Borobudur, Wisudawan Naik Mobil Golf

“Tenda sarnavil ini digunakan untuk memeriksa kesehatan pengujung. Kalau dideteksi suhu tubuhnya panas, maka diisolasi sebentar di tenda tersebut. Sehingga petugas bisa melakukan pemeriksaan kesehatan,” bebernya dalam acara bertajuk Destinasi Sehat Wisatawan Hebat.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Disporapar Provinsi Jawa Tengah Purwanto menghitung sekitar 500 tempat wisata, baru 200 yang mengantongi izin buka. Destinasi wisata yang sama sekali belum beroperasi hanya di Jepara. Lantaran kasus Covid-19 masih cukup tinggi. (put/lis/bas) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya