Protokol Kesehatan di Pasar Hewan Diabaikan

157
Pengunjung dan pembeli di Pasar Hewan Muntilan tampak berjejalan tanpa memperhatikan jarak yang aman. (Yassinta for Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Aktivitas jual beli hewan di Pasar Hewan Muntilan meningkat. Namun, kepadatan antara pedagang dan pembeli mengabaikan protokol kesehatan.

Kepala UPT Puskeswan Kabupaten Magelang drh Nibros Yekti Utami mengatakan, salah satu penyebab kepadatan karena bertepatan hari pasaran Pahing dan juga puncak Idul Adha. Pihaknya sudah mengingatkan pengunjung untuk memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk pasar. Bahkan, imbauan untuk menjaga jarak di dalam pasar sudah diformasikan sejak awal.

Tapi masih banyak pengunjung yang melepas masker dan tidak menjaga jarak ketika berada di dalam pasar. “Kalau dari depan sudah tidak memakai masker, tidak kami izinkan masuk. Ya itu mungkin karena kesadarannya masih rendah,” katanya Kamis (30/7/2020).

Pasar Hewan Muntilan ini memang selalu ramai pengunjung. Selain karena mendekati Idul Adha, Kliwon dan Pahing merupakan hari pasaran. Pasaran Pahing pada Kamis (30//20207) ini hanya hewan kecil saja yang ada. Berbeda dengan pasaran Kliwon, hewan besar dan kecil pasti tersedia.

Salah satu pedagang Nito mengutarakan, harga domba kisaran Rp 2,5 juta – Rp 3 juta. Sedangkan untuk kambing Jawabisa mencapai lebih dari Rp 4 juta. (mg1/mg2/mg3/had/ton/bas)