alexametrics

Berbahaya, Tapi Tetap Jadi Spot Favorit

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Papan peringatan sejumlah berisi larangan terbaca jelas di ujung jembatan gantung. Tapi beberapa larangan seakan tak berarti apa-apa. Banyak warga yang mengabaikan.

Jembatan gantung penghubung Desa Sumberarum, Kecamatan Tempuran dan Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan telanjur menjadi destinasi wisata baru. Keindahan pemandangan dari atas jembatan jadi jujukan warga untuk foto-foto. Larangan bersandar dan berfoto selfie tak digubris lagi.

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang memberikan tata cara penggunaan jembatan. Di antaranya, maksimal 40 orang dalam sekali penyeberangan yang berurutan, dilarang bermain, berlari-lari, dan berfoto selfie di atas jembatan, dilarang bersandar pada pagar pembatas. Selanjutnya, anak harus dalam pengawasan orang tua, dilarang menyeberang ketika hujan deras/banjir, wajib menjaga kebersihan dan kerapian di area jembatan, serta kendaraan roda 4 dilarang melintas.

Baca juga:  Korsleting, Kios dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api

Jembatan ini didesain hanya untuk pejalan kaki, pesepeda dan kendaraan roda dua. Lebar hanya 1,8 meter dengan panjang 120 meter.

Seorang warga asli Sumberarum, Pariyanti, 39, merasa senang dengan adanya jembatan gantung ini. Selain membantu akses penyeberangan, jembatan ini juga membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. “Karena tadinya desa terpencil sekarang bisa ramai pengunjung,” kata Pariyanti yang juga pedagang di dekat jembatan.

Warga lainnya, Rizky, 26, mengatakan, wisata di jembatan gantung akan dikembangkan sebagai eduwisata. Saat ini sudah memasuki proses pembuatan sketsa. “Rencana ke depan, di bawah jembatan akan dibangun gazebo, spot foto, dan perpustakaan outdoor,” bebernya.

Salah satu pesepeda asal Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Makmun, 49, mengaku pemandangan di jembatan ini sangat bagus. Bagi Makmun, lokasi di sekitar jembatan ini bisa dikembangkan menjadi wisata dan membangun sektor ekonomi masyarakat setempat.

Baca juga:  Gara-Gara Ambil HP yang Jatuh, Mobil Tabrak Pembatas Jalan

“Terkait dengan larangan, ya nanti bisa diatur dan juga dibatasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” tukasnya. (mg1/mg2/mg3/had/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya