alexametrics

Ketep Pass Hanya Terima 500 Wisatawan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Objek wisata Ketep Pass milik Pemerintah Kabupaten Magelang resmi dibuka kembali. Pengelola menetapkan hanya menerima 500 pengunjung tiap harinya.

“Menindaklanjuti telah dikeluarkannya Surat Bupati Magelang mengenai Izin Penyelenggaraan Kegiatan/Usaha nomor  : 100/312/01.01/2020 kepada BPOW Ketep Pass Magelang, kami manajemen mulai Selasa, 21 Juli 2020 akan membuka kembali kegiatan operasional kunjungan wisata di Ketep Pass,” kata Kepala Bidang Pemasaran BPOW Ketep Pass Magelang Edward Alfian Senin (20/7/2020) saat dikonfirmasi.

Edward menuturkan, kunjungan wisatawan dibatasi hanya 20 persen dari kunjungan normal 2.500 pengunjung. Selain itu, jam buka operasional mulai 07.00 sampai 16.00.

“Sebelum pandemi, Ketep Pass tidak pernah tutup sepanjang tahun. Tetapi mulai sekarang kita akan memberlakukan jam buka operasional dari hari Selasa-Minggu. Sedangkan untuk hari Senin kita tutup. Saat tutup ini, akan kami maksimalkan pergunakan untuk sterilisasi area, penyemprotan disinfektan dan bersih-bersih,” imbuhnya.

Baca juga:  Borobudur Tutup, Pengunjung Kecele

Untuk tahap awal pembukaan, pihaknya belum membuka fasilitas bioskop Ketep Volcano Center. Manajemen, telah menyiapkan persiapan buka ini jauh-jauh hari mulai dari menambah tempat cuci tangan/wastafel, pengaturan arus pengunjung, memasang rambu-rambu mengenai protokol kesehatan.

Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso mengaku telah melakukan pengawasan ketat menjelang dibukanya Ketep Pass.

Saat disinggung kerumunan pengunjung di destinasi wisata Gunung Telomoyo, Iwan mengaku sangat menyesalkan hal itu. Pengelola sudah diingatkan untuk disiplin menerapkan SOP. Yakni tujuh prinsip dasar adaptasi kebiasaan baru dan standar protokol kesehatan. Kejadian di Telomoyo menjadi bahan evaluasi dan pembinaan.

Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Telomoyo Mul Budi Santoso mengaku telah menutup sementara dari kunjungan wisatawan. Penutupan, kata Mul, dilakukan selama dua hari, Senin dan Selasa (20-21/7/2020).

Baca juga:  Dinpersip Gencar Sosialisasi Cegah Covid-19

“Penutupan terpaksa dilakukan karena jumlah wisatawan yang datang pada Minggu kemarin sudah melebihi kuota. Pengunjung tidak terkontrol karena ada dua pintu, yakni dari Ngablak dan dari Sepakung Kabupaten Semarang.  Kami tidak menyangka jumlah wisatawan yang datang mencapai 5 ribu orang. Ini sudah melebihi kuota yang ditentukan sebanyak 1.500. Jadi kami tutup sementara,” akunya.

Selama penutupan, pengelola akan melakukan evaluasi dan menyiapkan tiket secara online. “Jadi ke depan, hanya pengunjung yang sudah booking secara online saja yang boleh naik. Kita akan segera evaluasi untuk pembenahan lagi,” tandasnya (had/lis/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya