Tim Siaga Covid-19 Distribusikan Amunisi ke Kader

396
Tim Siaga Covid-19 PKS Kabupaten Magelang menyerahkan amunisi pencegah Covid-19 kepada para kadernya Sabtu (4/2/2020). (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Tim Siaga Covid-19 DPD PKS Kabupaten Magelang beberapa hari terakhir menyiapkan amunisi untuk dibagikan kepada seluruh kader. Antara lain hand sanitizer, hand soap,  cairan disinfektan, dan brosur pencerdasan. Hal ini dilakukan menyusul terus meningkatnya jumlah pasien yang positif terinfeksi korona.

Sabtu (4/4/2020), tim yang diwakili 4 relawan mendistribusikan amunisi ke seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Magelang. Berangkat dari Bumirejo menuju Secang, Kaliangkrik, Kajoran, Mungkid, dan Muntilan. Koordinator dapil yang menerima amunisi untuk selanjutnya akan menyalurkan kepada Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PKS tingkat kecamatan di masing-masing dapil.

“Hand sanitizer dan hand soap diprioritaskan untuk kader terlebih dahulu, jika ada yang berlebih silakan dibagikan kepada tetangga sekitar rumah kader,” ujar Ahmad Setiadi, sekretaris Tim Siaga Covid-19 yang juga turut mengantarkan amunisi ke seluruh dapil.

Hand sanitizer akan dibagikan kepada kader yang masih harus bepergian keluar rumah sebagai upaya antisipasi Covid-19. Sementara hand soap dapat dibagikan ke seluruh kader untuk digunakan di rumah. Brosur pencerdasan dibagikan kepada warga sekitar rumah kader dengan harapan masyarakat semakin waspada terhadap virus ini.

Tim Siaga Covid-19 juga tengah mempersiapkan amunisi untuk ketahanan pangan bagi kader dan masyarakat yang membutuhkan. Mengingat salah satu sektor yang terdampak oleh anjuran #dirumahaja adalah sektor ekonomi.

“Kami sudah mempersiapkan rekening khusus untuk donasi ketahanan pangan. Kami mengajak seluruh kader ataupun saudara-saudara yang memiliki rezeki berlebih agar dapat mendonasikan sebagian rezekinya untuk membantu persiapan stok sembako ketahanan pangan,” terang Arif Rohman Imam, ketua Tim Siaga Covid-19.

Tim juga sedang mendata dan memantau kondisi kesehatan seluruh kader, utamanya yang bersinggungan erat dengan bidang kesehatan. Seluruh kader diminta mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap #dirumah aja, agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus korona. (lis/bas)





Tinggalkan Balasan