Merapi Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Capai 3.000 Meter

215
Gunung Merapi kembali erupsi pada Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 15.10 dilihat dari Ketep Pass Sawangan Kabupaten Magelang (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Setelah sempat erupsi pada akhir Maret lalu, Gunung Merapi kembali erupsi pada Kamis (2/4/2020) pukul 15.10. Meski demikian, tidak ada dampak hujan abu di sekitar wilayah Kabupaten Magelang.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan, Dukun, Kabupaten Magelang Alzwar Nurmanaji saat dihubungi membenarkan bahwa Gunung Merapi kembali erupsi. “Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 78 mm dan durasi  345 detik. Teramati tinggi kolom erupsi ±3.000 meter dari puncak. Arah angin saat erupsi ke Timur,” katanya.

Alzwar menuturkan, dalam laporan yang diterima pihaknya, hingga saat ini belum ada dampak erupsi berupa hujan abu di wilayah Kabupaten Magelang. Jika sesuai arah angin, kata Alzwar, maka arah timur menuju Klaten-Boyolali.“Namun laporannya belum masuk. Ini anginnya berubah menjadi bertiup ke barat. Kalau dari pemantauan, angina berubah ke barat,” imbuhnya.

Alzwar memastikan, kondisi Gunung Merapi usai erupsi kembali tenang dan tidak ada aktivitas yang siginifikan terjadi.“Kondisi puncak cerah.  Dilihat dari seismograf, kondisi merapi sudah tenang,” ucapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Susanto mengaku bahwa hingga saat ini belum ada laporan dampak adanya hujan abu di wilayah Kabupaten Magelang.“Belum ada yang masuk laporannya. Arah angin ke Timur,” imbuhnya.

Edi menghimbau, masyarakat agar tetap tenang dan jangan panic karena tingkat aktivitas Gunung Merapi pada waspada level II sejak 21 Mei 2018. Untuk jarak bahaya, kata Edi, tetap radius 3 km dari puncak.“Jika terjadi hujan abu, masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik,” tuturnya.

Kabag Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Edward Alfian menjelaskan, erupsi Gunung Merapi teramati dengan jelas dari Ketep Pass dikarenakan kondisi cerah.“Sampai dengan saat ini, pukul 16.08, angin mengarah ke Selatan. Kawasan Ketep Pass belum terjadi hujan abu, karena angin yang bertiup kea rah selatan,” tukasnya. (had/bas)

 





Tinggalkan Balasan