Serap Aspirasi, Beri Motivasi Kaum Muda

Reses Luqman Hakim di Kabupaten Magelang

Reses dikemas dengan dialog interaktif dan dihadiri berbagai kalangan. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Masa reses dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Luqman Hakim. Anggota DPR RI da ri Fraksi PKB tersebut turun ke wilayah daerah pemilihannya, Jawa Tengah VI. Berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi.

Kegiatan reses anggota DPR RI Luqman Hakim dihadiri masyarakat umum dan kaum muda di wilayah Kabupaten Magelang selama beberapa hari mulai Rabu (10/3/2020) hingga Sabtu(14/3/2020).

Kegiatan reses kali ini difokuskan pada penyerapan aspirasi rakyat dan usulan program-program kerakyatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya pendidikan life skill.

Reses di Taman Bambu Runcing, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan. Ada alim ulama, pengurus ranting dan MWC Nahdlatul Ulama (NU), anggota DPRD Kabupaten Magelang, Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang H Suwarsa dan Wakil Bupati Magelang Edi Cahyana.

Forum reses dibingkai dalam acara dialog interaktif dan ramah tamah dengan warga dan anggota DPR RI. Pada kesempatan tersebut dibahas berbagai masalah kerakyatan dan kebangsaan.

Menurut Luqman, situasi kenegaraan dan kebangsaan saat ini dalam kondisi aman terkendali meski di bawah bayang-bayang wabah virus korona.

“Tetapi kita sebagai umat beragama harus yakin bahwa segala penyakit ada obatnya. Sebagai warga negara harus patuh kepada anjuran dokter. Jika ada gejala-gejala aneh di badan, ya periksakan ke puskesmas,” ungkap Luqman Kamis (12/3/2020).

Luqman Hakim menyosialisasikan Undang-Undang No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Magelang. (Istimewa)

Dikatakan, wabah korona saat ini sedang berkembang di beberapa negara. Di Indonesia sudah ada beberapa pasien dinyatakan positif terkena korona. Namun masyarakat tidak perlu khawatir karena negara sudah melangkah secara antisipatif.

“Dengan virus korona kita tidak perlu khawatir berlebihan. Tidak perlu panik dan khawatir. Namun tetap waspada,” pesan Luqman seperti dilaporkan Kholilul Rohman Ahmad dan Muhamad Achadi.

Selain di Muntilan, Luqman juga mengadakan kegiatan serupa di Tegalrejo. Kemudian menghadiri pelatihan dai dan sosialisasi Undang-Undang No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Pondok Pesantren Nurul Hasan yang diasuh oleh KH Sholihun di Geger Magelang pada Sabtu (14/3). (adv/bah/lis/bas)

Tinggalkan Balasan