Dilarang Naik ke Puncak Borobudur

101
MASIH BEBAS : Sejumlah pengunjung berkeliling bagian atas Candi Borobudur. Rencananya kawasan ini akan dibatasi untuk dikunjungi. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MASIH BEBAS : Sejumlah pengunjung berkeliling bagian atas Candi Borobudur. Rencananya kawasan ini akan dibatasi untuk dikunjungi. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Hari ini, Balai Konservasi Borobudur (BKB) mulai memberlakukan pembatasan kunjungan wisatawan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Wisatawan tak bisa lagi memasuki bagian puncak Borobudur di lantai 9 dan 10. Penutupan akses ke puncak Borobudur ini berlaku hingga batas yang tidak ditentukan.

“Balai Konservasi Borobudur berencana membatasi kunjungan ke Candi Borobudur hanya sampai pada lantai 8, sedangkan lantai 9 dan 10 ditutup untuk kunjungan umum, sunrise maupun sunset, dimulai pada tanggal 13 Februari 2020. Pengunjung masih bisa melihat dan menikmati puncak stupa pada lantai 8,” kata Kepala Seksi Konservasi BKB Yudi Suhartono, Rabu (12/2).

Yudi menyebutkan, pembatasan kunjungan pada struktur Candi Borobudur lantai 9 dan 10 dilakukan untuk kegiatan monitoring struktur stupa teras dan stupa induk Candi Borobudur. Pemberlakuan ini sebagai upaya untuk mengampanyekan peduli pelestarian Borobudur.

“Kegiatan monitoring meliputi monitoring keterawatan batu, monitoring kesetabilan struktur, monitoring dampak kunjungan dan monitoring lajur kerusakan nat batu struktur stupa induk,” jelasnya. (had/ton)

Tinggalkan Balasan