alexametrics

12.123 Pil Yarindu Gagal Diedarkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Sekitar 12.123 pil Yarindu dan 1.014 pil Hexymer berhasil diamankan oleh aparat Polres Magelang. Barang tersebut diamankan dari empat tersangka yang mengedarkan pil terlarang tersebut.

Keempat tersangka yakni Adi Winanto alias Adi, warga Perum laguna RT 02/RW 13, Desa Jogonegoro, Kecamatan Mertoyudan; Siti Zulaikah alias Zuli, 31, warga Dusun Dukuh RT 02/RW 15, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan; Dandy Setiawan alias Leno, warga Dusun Balong RT 02/RW 01, Desa Tanggulrejo, KecamatanTempuran; serta Oktama Dwi Saputro alias Mendol, 20, warga Dusun Banjaran, RT 06/RW 06, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran.

Wakapolres Magelang Kompol Eko Mardiyanto mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari ditangkapnya Oktama. Oktama ditangkap pada Selasa (22/10) sekitar pukul 22.00 WIB di tepi jalan Raya Tempuran-Purworejo, Dusun Banjaran, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran.

Baca juga:  Anak-Anak Divaksin Sinovac

“Setelah diamankan dan dilakukan intrograsi, tersangka mengakui menjual pil warna putih berlogo huruf Y (dikenal dengan pil Yarindu),” imbuhnya.

Dari pengakuan tersangka, didapatkan informasi ketiga pengedar lainnya. Dari pemeriksaan lebih lanjut, diketahui pil Yarindu didapatkan Zuli, Leno dan Mendol dari tangan Adi. Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti 10.000 pil Yarindu yang disimpan Adi. “Tersangka A (Adi) sendiri mendapatkan pil dari luar, wilayah Surakarta,” tuturnya.

Sebagian pil ternyata telah diedarkan di wilayah Magelang. Per klip berisi 10 butir dijual tersangka seharga Rp 25.000 sampai Rp30.000. “Sasaran penjualan anak muda. Sedangkan efek sampingnya menjadi pemberani,” ujarnya. Keempat tersangka kini terancam dijerat pidana dengan hukuman bisa mencapai 10 tahun penjara. (had/ton)

Baca juga:  Maksimalkan Layanan, BPR DRS Buka Kantor Kas Baru

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya