alexametrics

Kadiv Humas Polri Mbrebes Mili, Arzeti Menahan Kangen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Isak tangis dan pelukan mewarnai pertemuan orang tua dan siswa kelas X SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang Angkatan ke-30 Sabtu (12/10). Pasalnya, orang tua harus berpisah dengan anaknya selama tiga bulan tanpa komunikasi, untuk mengikuti kawah candradimuka Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (PDK) di SMA TN Magelang.

Bahkan diantara ratusan orang tua siswa SMA TN tersebut, terlihat Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal ikut kebingungan mencari anaknya, Muhammad Sultan Al Rizqi diantara siswa kelas X SMA Taruna Nusantara. Bahkan Irjen Pol M Iqbal sempat dua kali salah mengenali anaknya diantara rombongan siswa kelas X. Tidak hanya Kadiv Humas Polri yang kebingungan saja, tetapi juga Bupati Magelang, Zaenal Arifin pun juga ikut kebingungan mencari anaknya, Muhammad Dzikra Raya Arifin.

Baca juga:  Gerbang KSPN Jadi Daya Tarik Baru

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal, di sela upacara penutupan Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan Siswa Kelas X Angkatan ke-30 SMA Taruna Nusantara Magelang kemarin, bangga terhadap anaknya yang bisa bergabung dan menimba ilmu di SMA TN.

“Tadi disampaikan ketua yayasan, bukan hanya mencari kecerdasan intelektual, tetapi yang paling penting adalah bagaimana Ananda kami itu bisa survive ke depan. Karena dunia ke depan tantangannnya lebih dari kami-kami dulu, era demokrasi, era globalisasi, era demokrasi liberal. Sehingga harus punya fighting spirit,” katanya.

Iqbal mengaku bahwa dirinya sangat kangen dengan putranya karena tidak bertemu selama tiga bulan. Bahkan dirinya juga sangat takjub mengetahui perkembangan anaknya yang bisa turun hingga 17 kg. “Waduh.. Kangen banget, tapi kan bapaknya nggak boleh mewek-mewek. Cukup ibunya saja. Iya turun 17 kg ananda. Tadi saya dengar anak nyanyi saja, kalau bahasa Jawanya mrebes mili. Pokoknya bangga,” imbuhnya.

Baca juga:  Karanganyar Desa Wisata Terbaik

Anggota DPR RI Fraksi PKB sekaligus artis dan peragawati, Arzetti Bilbina pun mengutarakan hal senada. Momen pertemuan dengan putra pertamanya, Bagas Wicaksono Rahadi Setiawan, sangat emosional baginya.

Aduuhhh, bukan lagi kangen, tapi rasanya mau nangis tadi. Saat melihat mereka tadi, luar biasa. Artinya pengorbanan kita untuk anak-anak, InsyaAllah bisa tergantikan, dengan akhlak, attitude, dan budi pakertinya itu,” ujarnya.

Sementara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN dan RB), Syafruddin menyebutkan bahwa SMA Taruna Nusantara Magelang, merupakan yang terbaik se-Asia, yakni sekolah yang menerapkan sistem boarding school dan unggul dalam kepemimpinan.

Safruddin bahkan mengaku bahwa dirinya ikut merasa bangga sebagaimana laporan yang disampaikan Kepala SMA Taruna Nusantara (TN) Brigjen TNI (Purn) Soebagio, putranya yakni Muhammad Nur Alamsyah dari Graha Elang 1, merupakan siswa dengan nilai terbaik. Syafruddin mengaku bangga terhadap putra bungsunya bisa bersekolah di SMA Taruna Nusantara. “Saya bangga sekali. Apalagi SMA Taruna Nusantara ini terbaik se-Asia,” ujarnya.

Baca juga:  Resto Balkondes Layani Take Away

Kepala SMA TN Magelang, Brigjen Purn TNI Soebagio, menjelaskan bahwa Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai tanggal 15 Juli-12 Oktober, diikuti oleh 420 siswa kelas X. “Terdiri dari 273 siswa putra dan 147 siswa putri, bertempat di kampus SMA TN, di daerah Kabupaten Magelang, Bantul, dan Gunung Kidul,” tukasnya. (had/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya