Pasutri Bersaing di 33 Desa

329

RADARSEMARANG.ID,  MUNGKID – Pendaftaran bakal calon kades di 294 desa yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) telah ditutup pada Rabu (2/10) lalu. Tercatat ada satu desa yang tidak ada pendaftarnya, yakni Desa Kemiren Kecamatan Srumbung. Selain itu ada 33 desa yang pendaftarnya merupakan pasangan suami istri.

Kabid Pemerintahan dan Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Magelang, Khoirul Anwar menjelaskan, ada 30 desa yang pendaftaran hanya dua orang dan berstatus pasutri. Sedangkan 3 desa lain dengan pendaftar pasutri, masih ada orang lain yang berminat bersaing dalam Pilkades.

“Tiga desa tersebut adalah, Desa Sewukan, Kecamatan Dukun; Desa Kali Kuto Kecamatan Grabag, dan Desa Jamus Kaumani Kecamatan Ngluwar. Khusus di tiga desa ini, selain calonnya merupakan pasangan suami isteri, juga ada pendaftar lagi dari luar,” katanya.

Sedangkan 30 desa yang murni calonnya hanya pasangan suami isteri di antaranya, Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman; Desa Bigaran dan Karangrejo Kecamatan Borobudur; serta Desa Trasan Gede dan Desa Seloboro di Kecamatan Salam.

Khoirul mengungkapkan, dari data yang dimilikinya, ada tujuh desa yang jumlah pendaftarnya lebih dari lima orang. Desa yang memiliki bakal calon yang mendaftar lebih dari lima orang, nantinya akan menggelar tes. Pendaftar terbanyak di Desa Tempurejo dan Jogomulyo di Kecamatan Tempuran yang peminatnya sampai sembilan calon. Kemudian Desa Windusari Kecamatan Windusari ada delapan calon.

Bagi desa yang belum ada pendaftarnya, maka akan diberikan perpanjangan waktu pendaftara mulai 18 Oktober hingga 6 November mendatang. “Jika sampai tanggal 6 November tetap tidak ada pendaftarnya, maka akan dianggap gagal dan diikutkan Pilkades di tahun berikutnya,” jelasnya. (had/ton)