alexametrics

Ratusan Stan Kenalkan Produk Unggulan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Sebanyak 157 stan ikut pameran akbar semarak gemilang dan gebyar pendidikan tahun 2019, Rabu-Jumat (21-23/8) di Lapangan drh Soepardi Kota Mungkid, Kabupaten Magelang.

Selain menampilkan produk unggulan UMKM yang ada di Kabupaten Magelang, juga diisi oleh stan pendidikan. Bupati Magelang Zaenal Arifin melalui Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto mengatakan peran UMKM dalam menunjang perekonomian di Indonesia sangat besar. Karena jumlahnya relatif banyak, mencapai lebih dari 90 persen dari total unit usaha nasional. Namun lanjut Adi, tidak semua UMKM memiliki performa yang bagus. Karena masih ada yang produktivitasnya rendahnya, terbatasnya produk unggulan, dan minimnya inovasi serta serta sertifikasi produk.

Baca juga:  Ketep Pass Mulai Buka, Kunjungan Dibatasi 25 Persen dari Kapasitas

Adi menegaskan, kondisi UMKM yang belum bisa berkembang perlu mendapatkan perhatian. Terlebih dengan dibukanya pasar bebas, maka produk dari luar juga akan mudah masuk ke pasar dalam negeri, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

“Kabupaten Magelang sampai tahun 2019 ini terdapat 106.000 unit UMKM yang berkembang dan tersebar di 21 kecamatan. Namun ada juga yang stagnan. Maka perlu peningkatan kualitas UMKM, baik menyangkut lembaganya, produk pemasaran, maupun aksesnya,” imbuhnya.

Addi berharap dengan kegiatan ini dapat menjadi sarana persatuan para pelaku usaha yang menjadi sarana promosi atau pengenalan produk.
Sementara Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang Asfuri mengatakan pameran akbar yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut merupakan rangkaian kegiatan memeriahkan HUT ke-74 RI. Dari 157 stan, 100 di antaranya stan UMKM, 42 stan pelaku pendidikan (anak-anak SD), dan 15 stan lain-lain.
Macam-macam stan dalam pameran tersebut meliputi stan produk pendidikan, UMKM olahan makanan, UMKM kerajinan, UMKM batik, pertanian, perkebunan, dan kehutanan, dan produk perikanan.

Baca juga:  Target Kunjungan Wisata Direvisi

Asfuri menegaskan, pelaku UMKM dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif serta meningkatkan potensi dan keunggulan yang dimilki, karena persaingan global semakin ketat. (mg3/mg5/had/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya