Tari Soledo Gelang Projo Angkat Identitas Tiga Kabupaten

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Kabupaten Magelang, Kulon Progo, Purworejo, membuat Tari Soledo Gelang Projo. Sebuah tarian yang menggabungkan identitas tiga kabupaten. Memadukan unsur tarian Soreng dari Magelang, tari Lengger Tapeng khas Kulon Progo, dan tari Ndolalak Purworejo.

Tarian ini diinisiasi Badan Otorita Borobudur (BOB). Untuk menguatkan keharmonisan budaya di wilayah perbatasan Magelang. Tari ini melibatkan 36 penari dan 16 pengrawit di setiap kabupaten. Sehingga total seniman yang terlibat 108 penari, 48 pengrawit.

Plt Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Agustin Peranginangin menjelaskan, tari Soledo Gelang Projo merupakan singkatan dari Soreng (So), Lengger Tapeng (Le), Ndolalak (Do), Magelang (Gelang), Kulon Progo (Pro) dan Purworejo (Jo).

Baca juga:  Polres Magelang Kota Cek Persiapan Pengamanan Gereja

Tari kolaborasi ini untuk mempromosikan atraksi wisata budaya yang ada di Pegunungan Menoreh. Juga menggeliatkan seni budaya sebagai pemersatu dan simbol kekompakan tiga kabupaten, dalam dua provinsi, DIY dan Jawa Tengah.

“Tarian kolaborasi ini mengedepankan potensi lokal, guna menarik pasar lokal yang berkualitas,” ujarnya, dalam jumpa pers Tari Soledo Gelang Projo, di Balkondes Wanurejo, Borobudur, Jumat, (12/8).

Tarian tersebut akan dikenalkan kepada publik untuk kali pertama Senin (15/8) besok. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yang akan meluncurkannya, di Marga Utama Candi Borobudur. (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya