alexametrics

Aliansi Mahasiswa Untidar Tolak Pengesahan RUU KUHP

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) menggelar aksi di depan Artos Mal Rabu (6/7) sore. Mereka menolak pengesahan draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Aksi tersebut diprakarsai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Untidar.

Massa yang berjumlah 100 orang itu berjalan kaki dari Masjid Al-Ittihad ke depan Artos. “Semua bisa kena dan rakyat sengsara,” demikian tertulis dalam spanduk yang dibentangkan mahasiswa.

Wakil Ketua BEM KM Untidar Magelang Rafsanjani Isa Achmad mengatakan tulisan ini merupakan keresahan dari masyarakat tentang pembahasan dan rencana pengesahan RUU KUHP oleh DPR RI. Menurutnya masih banyak masyarakat yang belum paham isi RUU tersebut. “Sehingga kita ingin draf rancangan undang-undang (RUU) KUHP bisa segera dibuka untuk publik,” jelasnya.

Baca juga:  Jokowi Belanja Cabai, Bawang hingga Ikan Asin

Lanjut dia, beberapa pasal bermasalah dalam draf RUU KUHP yakni 218 dan 220 RKUHP tentang penyerangan harkat dan martabat presiden atau wakil presiden. Ia mengatakan pasal tersebut bertentangan dengan asas persamaan di hadapan hukum.

“Persamaan di hadapan hukum merupakan suatu asas yang bertujuan untuk menjamin kesetaraan dalam hukum, terhadap setiap individu tanpa adanya keistimewaan atau pengecualian sesuai keputusan yang telah dikeluarkan oleh MK,” ujarnya.

Isa mengatakan perumusan RUU KUHP sudah sepatutnya dilakukan dengan partisipatif dan mempertimbangkan segala permasalahan yang termuat di dalam pasalnya. Sebab, pasal tersebut berpotensi mengekang kebebasan berpendapat dan berekspresi, mengancam iklim demokrasi, dan mengakibatkan overcriminalization.

“Kita ingin masyarakat juga tahu, bahwa RUU KUHP ini bisa berdampak terhadap kebebasan masyarakat. Dan kita ingin semua elemen masyarakat bersama-sama mengawal hal ini,” ucapnya.

Baca juga:  Biogas Suplai Listrik Peternak

Massa juga melakukan teatrikal, tabur bunga, doa bersama, dan memberikan mawar kepada masyarakat yang lewat. (rfk/mg2/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya