alexametrics

Kelak, Hatinya Makkah, Otaknya Jerman

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Sebanyak 100 anak yatim mendapat kesempatan merasakan pengalaman nyantri di Pondok Pesantren (Ponpes) Tidar, Kampung Dudan, Magelang Selatan. Selama dua hari, 1-2 Juli mereka menguatkan mental agama.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Magelang Hadi Sutopo menjelaskan, anak-anak tersebut merupakan perwakilan dari 17 kelurahan di Kota Magelang. Kegiatan nyantri ini sekaligus untuk mengisi kegiatan liburan sekolah. Selain itu mendukung Program Magelang Agamis (Programis), memperkuat fungsi Kampung Religi, pemberdayaan tempat ibadah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur menerangkan, kegiatan pesantren ini perdana. Ia berharap berkelanjutan. Supaya bisa membantu mewujudkan masyarakat religius, berbudaya, beradab, toleran, berlandaskan iman dan takwa.

Juga bisa mengimplementasikan hal-hal baik yang diperoleh selama di ponpes dalam kehidupan sehari-hari. “Jadi anak-anak harapan ke depan “hatinya Makkah, otaknya Jerman”, pinter tapi iman kenceng dan akhlakul karimah,” kata Mansyur. (put/ton)

Baca juga:  Annisa Isnaini, Indah Kebersamaan di Pondok

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya