alexametrics

Perkawinan Tak Tercatat Rugikan Perempuan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang akan menyediakan pelayanan pencatatan perkawinan dan isbat nikah terpadu.

Ada hal kuat yang mendasari lahirnya pelayanan ini. Berdasarkan data kependudukan triwulan I tahun 2022, sebanyak 8.784 penduduk atau 4.392 keluarga berstatus kawin, tetapi tidak tercatat.

“Kawin yang tidak tercatat ini akan sangat merugikan. Terutama untuk pihak perempuan,” kata Kepala Disdukcapil Kota Magelang Larsita, saat sosialisasi peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pelayanan ini di Gedung Wanita, Rabu (22/6).

Larsita menjelaskan perlindungan hukum tentang hak perempuan pada perkawinan yang tidak tercatat menjadi sangat lemah. Seperti hak mendapatkan nafkah, tempat tinggal, warisan, dan harta gono-gini bila terjadi perceraian. “Bahkan saat terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), proses hukumnya itu penganiayaan, bukan UU yang menyangkut KDRT,” tambahnya.

Baca juga:  Curah Hujan Tinggi, Siaga Hadapi Bencana

Ia mengasumsikan tingginya angka perkawinan tidak tercatat adalah akibat dari dua hal. Pertama, praktik nikah siri. Pernikahan ini memang sah secara agama, namun tidak di mata hukum. Kedua, penduduk menikah sah secara agama dan hukum, namun saat administrasi kependudukan (adminduk) tidak menyertakan fotokopi surat nikah. Sehingga status di dalam dokumen penduduknya tertulis kawin tidak tercatat.

Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz  mengatakan terobosan baru ini sejalan dengan sembilan program unggulan Kota Magelang. Yakni program Rodanya Mas Bagia (Program Pemberdayaaan Masyarakat Maju, Sehat, dan Bahagia).

Menurutnya, peran pemerintah kini berubah. Dulu pemerinta hanya sebagai “tukang catat”, administrator. Kemudian bergeser menjadi services provider. Berubah lagi peran menjadi fasilitator. Terakhir sebagai kolaborator.

Baca juga:  83 Tahanan Lapas Magelang Ikut Nyoblos

“Kebanyakan masyarakat juga hanya tahu peran pemerintahan di nomor satu dan dua. Saya berharap kita bersama-sama bisa mewujudkan pemerintahan Kota Magelang seperti yang nomor tiga, sampai nomor empat,” tutupnya. (mg1/put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya